UGM dan Pemkab Kulon Progo Jajaki Pengembangan Rumah Sakit

Akurat.co,Jogja-UGM dan Pemkab Kulon Progo menjajaki kerja sama pengemnangan Rumah Sakit Nyi Ageng Serang.
Rektor UGM, Prof. Ova Emilia, menyampaikan bahwa pengembangan layanan kesehatan di Kulon Progo perlu dipandang sebagai agenda jangka panjang yang terintegrasi dengan kebutuhan wilayah.
Keberadaan bandara internasional membuka peluang baru bagi penguatan layanan kesehatan yang siap melayani masyarakat lokal maupun pengguna layanan internasional.
Baca Juga: Rekomendasi Lengkap Wisata di Kulon Progo, dari Pantai sampai Indahnya Alam Pegunungan
UGM memandang keterlibatan universitas menjadi penting untuk memastikan pengembangan berjalan berbasis ilmu pengetahuan dan tata kelola yang matang.
“UGM siap mendampingi agar penguatan layanan kesehatan ini memberikan manfaat nyata bagi daerah,” tuturnya dikutip dari laman resmi UGM, Jumat (2/1/2026).
Menurut Ova pengembangan RS Nyi Ageng Serag tidak harus meniru keunggulan rumah sakit besar yang telah ada, melainkan menemukan karakter layanan yang relevan dengan konteks wilayah.
Layanan kegawatdaruratan dan pelayanan berstandar tinggi dinilai menjadi kebutuhan strategis seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan wisatawan.
Rektor juga menilai skema pendanaan dapat dikembangkan melalui kerja sama pendidikan dan filantropi.
“Pendekatan berbasis pendidikan dan pengabdian sering mendapat dukungan luas karena dampaknya berkelanjutan,” katanya.
Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan menyambut baik komitmen UGM dalam pengembangan RS Nyi Ageng Serang.
Ia menilai pertumbuhan kawasan timur Kulon Progo akan meningkatkan kebutuhan layanan kesehatan yang memadai dan mudah diakses.
Sejak awal, rumah sakit ini dibangun untuk menjawab kepadatan layanan kesehatan di wilayah tersebut.
“RS Nyi Ageng Serang harus terus tumbuh agar mampu melayani masyarakat dengan lebih baik,” ujarnya.
Baca Juga: Menikmati Pesona Kebun Teh Nglinggo Kulon Progo, Ada di Perbukitan Menoreh
Direktur RS Nyi Ageng Serang Dr. drg. Theodola Baning Rahayu, M.Kes memaparkan bahwa kapasitas dan layanan rumah sakit terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir.
RS Nyi Ageng Serang saat ini memiliki fasilitas layanan dasar dan penunjang yang relatif lengkap serta jumlah kunjungan pasien yang menunjukkan peningkatan.
Tantangan utama masih terletak pada penguatan sumber daya manusia dan pengembangan layanan spesifik.
“Minat tenaga kesehatan untuk bergabung sangat tinggi dan menjadi modal penting pengembangan rumah sakit,” jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Inovasi Smart Claypot UPNVY, Simpan Cabai 15 Hari Tanpa Listrik
- 2Pembukaan FKY 2026, Hadirkan Kolaborasi Apik Sultan dan Kunto Aji
- 3JJLS Kelok 23 Mulai Diuji Coba, DPRD DIY Soroti Hal Ini
- 4544 Atlet ASN Siap Berlaga dalam PORPRIDA DIY 2026
- 5Pelantikan Pengurus Peradi 3 Kabupaten/Kota, Dorong Sinergi Penegakan Hukum Berkeadilan
- 6Keren, Jam Belajar Masyarakat Kota Jogja Dimulai dari Tingkat RW
- 7Warga Sengir Sleman Terima Serat Kekancingan dari Keraton
- 8Pantai Gumuk Pasir jadi Saksi Pembaretan Pasukan Perdamaian PBB di Afrika Tengah
- 9Kelok 23 Baru Difungsikan untuk Kendaraan Roda 2 dan 4 Saja, Kapan Kendaraan Berat?
- 10Inovasi Smart Claypot UPNVY, Simpan Cabai 15 Hari Tanpa Listrik









