Bantuan Biaya Hidup Mahasiswa Terdampak Bencana selama 6 Bulan, Sultan: Jangan Sampai Kena DO

Akurat.co,Jogja-Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X memastikan bantuan biaya hidup mahasiswa terdampak bencana selama 6 bulan ke depan.
Sultan menyebut jangan sampai 1.296 mahasiswa yang terdampak bencana di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh sampai drop out (DO) kuliah).
Sultan menandaskan, para mahasiswa datang ke Jogja untuk meraih pendidikan.
Baca Juga: Pemda DIY Berikan Bantuan Biaya Hidup Mahasiswa Terdampak Bencana Sumatera, Total Capai Rp2,3 Miliar
"Prinsipnya itu, jangan sampai ada dari 1.296 mahasiswa tersebut yang DO karena orang tuanya tidak mampu mengirim lagi dan menyebabkan putus sekolah. Jangan sampai," tegas Sri Sultan.
Pemda DIY menyiapkan skema estafet pendanaan antara sektor perbankan dan Pemda DIY.
Dalam tahap ini, sektor perbankan menyuntikkan tambahan dana sebesar Rp500 juta.
Dana tersebut diproyeksikan akan menutup kebutuhan biaya hidup mahasiswa untuk 1,5 bulan ke depan, sebelum nantinya bantuan akan diteruskan secara penuh oleh anggaran Pemda DIY.
"Nanti akan disambung dari Pemda selama 6 bulan, dengan harapan dalam waktu 6 bulan tersebut orang tua sudah bisa membantu kembali. Yang terpenting, mahasiswa menerima living cost untuk mengurangi beban orang tua," jelas Sri Sultan dilansir dari laman resmi pemda DIY, Kamis (15/1/2026).
Sementara itu Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) DIY, Sri Darmadi Sudibyo menyampaikan, sinergi ini merupakan bentuk konsistensi dalam menjaga tradisi kepedulian sosial yang selama ini ditekankan oleh Sri Sultan.
"Kami menyampaikan dana living cost ini agar teman-teman mahasiswa bisa terus bersekolah dan menyelesaikan studinya dengan baik. Mekanismenya tetap konsisten seperti sebelumnya melalui Bank BPD DIY," jelasnya.
Baca Juga: UPN 'Veteran' Yogyakarta Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bagi Korban Banjir Aceh dan Sumatera
Program bantuan ini sendiri merupakan kelanjutan dari fase pertama yang telah direncanakan berjalan selama 6 bulan.
Dengan adanya penambahan durasi dari sektor perbankan ini diharapkan para orang tua mahasiswa di daerah terdampak bencana memiliki waktu yang cukup untuk memulihkan kondisi ekonomi keluarga.
Sebagaimana diketahui, setiap mahasiswa terdata akan menerima bantuan sebesar kurang lebih Rp300.000 per bulan yang disalurkan melalui kelompok-kelompok mahasiswa di bawah pengelolaan Bank BPD DIY.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 4Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 5Tangan di Saku, Manajer PSIM Iksan Mahar Meminta Maaf
- 6Kapolda Baru DIY Bakal Terbitkan Aturan Unjuk Rasa
- 7Hadapi PSIM, PSM Makassar Lakukan Persiapan Khusus
- 8Prodi Humas S1 UPN Veteran Yogyakarta Raih Akreditasi Unggul
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam









