Ini Tanggapan Sri Sultan HB X atas Meninggalnya Mahasiswa Amikom Yogyakarta

Akurat.co,Jogja-Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X memberi tanggapan atas kasus meninggalnya mahasiswa Amikom Yogyakarta.
Dikabarkan mahasiswa Universitas Amikom Yogyakarta, Rheza Sendy Pratama meninggal dalam demonstrasi yang terjadi di depan Mapolda DIY pada Sabtu (30/8)-Minggu (31/8/2025).
Menanggapi kasus tersebut, Ngarsa Dalem sudah meminta kepolisian untuk melakukan identifikasi lebih lanjut.
"Saya sudah menyampaikan sama Pak Kapolda untuk melakukan identifikasi yang lebih lanjut," katanya.
"Itu kewajiban pihak kepolisian, dan saya berharap semuanya bisa tetap aman," imbuhnya di Kompleks Kepatihan, pada Minggu (31/08) malam.
Dalam kesempatan itu, Sri Sultan juga kembali menekankan pentingnya menjaga nilai demokrasi di Yogyakarta dengan cara yang santun dan damai.
"Aspirasi boleh disampaikan, itu hak setiap warga negara. Namun, saya berharap penyampaian aspirasi tetap dilakukan dengan baik, sopan, dan bukan dengan kekerasan. Inilah yang mencerminkan demokratisasi Jogja,” tutur Sri Sultan.
Gubernur juga meminta pimpinan perguruan tinggi untuk turut mengarahkan para mahasiswa agar tidak mudah terprovokasi.
Baca Juga: Mahasiswa Universitas Amikom Yogyakarta Meninggal Dunia saat Ikut Demonstrasi
Menurutnya, mahasiswa maupun pelajar tetap memiliki kewajiban utama dalam menempuh pendidikan.
“Kami tidak melarang menyampaikan aspirasi, tapi saya mohon agar anak-anak tidak perlu bolos sekolah.
Tugas mereka adalah belajar. Sementara bagi mahasiswa, silakan menyampaikan aspirasi secara dewasa, dengan itikad baik, tanpa menimbulkan korban maupun kerusakan,” terang Sri Sultan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Hyundai STARGAZER Cartenz Resmi Meluncur, Ini Fitur Unggulannya untuk Liburan di Jogja
- 2DPRD DIY Minta Menkeu Batalkan Pemangkasan Dana Transfer Daerah
- 3392 Maba UP45 dapat Pembekalan Bela Negara
- 4DPRD DIY Berharap Menteri Keuangan Baru Pertimbangkan Pemangkasan Anggaran Daerah
- 5Sempat Diperkenalkan PSS, Kenapa Hanif Sjahbandi ke Arema?
- 6Pemkot Jogja Tertibkan 4 Reklame Besar Ilegal
- 7Jelang Derby, Kelompok Suporter PSIM dan PSS Sepakat Menjaga Keamanan
- 82 Atlet Tembak Asal Gunungkidul Perkuat Kontingen Indonesia di Asian Games ke-20
- 9Sempat Diperkenalkan PSS, Kenapa Hanif Sjahbandi ke Arema?
- 105 Fakta Penting Dugaan Pungli di Alkid Jogja yang Diungkap Pemilik Bolosego, Keraton hingga Polisi Buka Suara









