Jogja

Satu Mobil Polisi Rusak Saat Pengemudi Ojol Lakukan Aksi Solidaritas di Godean

Yudi Permana | 5 Juli 2025, 16:17 WIB
Satu Mobil Polisi Rusak Saat Pengemudi Ojol Lakukan Aksi Solidaritas di Godean

Akurat.co, Jogja-Rumah di daerah Bantulan, Desa Sidoarum, Kapanewon Godean, Kabupaten Sleman didatangi oleh ratusan pengemudi ojek online (ojol), Sabtu (5/7) dinihari.

Kedatangan ratusan pengemudi ojol ini merupakan bentuk aksi solidaritas.

Aksi solidaritas ini merupakan respons mereka atas kejadian cekcok dan dugaan penganiayaan antara pelanggan dengan pengemudi ojol yang terjadi Kamis (3/7) lalu.

Cekcok dan dugaan penganiayaan ini berawal karena pelanggan merasa kesel dengan keterlambatan pengiriman pesanan.

Keterlambatan ini karena ada dobel orderan dan akses Jalan Godean ditutup karena ada kirab budaya.

Aksi solidaritas yang diikuti ratusan pengemudi ojol ini sempat terjadi kericuhan. Akibatnya sebuah mobil patroli milik Polsek Godean menjadi sasaran perusakan.

Baca Juga: 5 Fakta Penting Driver ShopeeFood Geruduk Rumah Customer di Sleman, Sebut Kerja di Pelayaran dan Akhirnya Minta Maaf

Mobil patroli ini sempat digulingkan oleh massa sebelum mengalami kerusakan.

Kerusakan mobil ini diantara ada pada kaca-kaca yang pecah dan bodi mengalami kerusakan dan lecet.

Kasat Reskrim Polresta Sleman AKP Agha Ari Septyan membenarkan adanya perusakan terhadap sebuah mobil patroli polisi.

Perusakan ini terjadi saat ada kericuhan dalam aksi solidaritas pengemudi ojol.

Perusakan mobil patroli polisi ini terjadi sekitar pukul 05.00 wib. Perusakan ini berawal dari kedatangan kembali para pengemudi ojol ke sebuah rumah di Bantulan, Godean.

Massa sempat bergeser ke Polresta Sleman karena mendapat kabar pelanggan yang diduga melakukan penganiayaan ini berada di sana.

Baca Juga: WhatsApp Bupati Kulon Progo Jadi Sasaran Peretasan

Di Polresta Sleman, pelanggan berinisial T ini sudah menyampaikan permintaan maafnya kepada para pengemudi ojol.

Usai pelanggan berinisial T ini meminta maaf ini, polisi meminta massa agar membubarkan diri. Namun massa justru kembali ke area di sekitaran rumah pelanggan berinisial T kembali.

"Yang terjadi karena ketidakpuasan dari driver Shopeefood. Ini akhirnya mereka melampiaskan kekesalannya dengan merusak. Termasuk di situ ada mobil polisi," ujar Agha di Mapolresta Sleman, Sabtu (5/7).

"Mobil kita sempat diseret ke jalan. Digulingkan. Terus kaca-kaca (mobil) dipukulin semua. Lampu rotator atas juga dicopot," sambung Agha.

Selain merusak mobil patroli polisi, Agha menyebut ada upaya untuk membakar mobil itu.

Massa, lanjut Agus, sempat menaruh api di ban namun untungnya api tidak membakar mobil patroli.

"Dia udah naruh api di ban. Tapi gak terbakar," ungkap Agha.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.