Jogja

Terakhir Keluar 13 Tahun Lalu, 2 Kereta Keraton Yogyakarta Meriahkan Kirab Tranujaya

Yudi Permana | 23 Oktober 2025, 10:05 WIB
Terakhir Keluar 13 Tahun Lalu, 2 Kereta Keraton Yogyakarta Meriahkan Kirab Tranujaya

Akurat.co,Jogja-Dua kereta milik Keraton Yogyakarta kembali tampil setelah terakhir kali dipertontonkan pada 13 tahun lalu.

Dua kereta milik Keraton Yogyakarta, yakni kereta londoner Surabaya dan kereta premili tersebut tampil pada Kirab Trunajaya.

“Kedua kereta ini yang ikut pada kirab kali ini bisa dikatakan spesial karena terakhir keluar sekitar 12-13 tahun yang lalu.

Abdi Dalem Kridhamardawa (bidang kesenian) Keraton Yogyakarta, MB Renggowaditro mengatakan, kedua kereta tersebut akan mengiringi rangkaian kirab.

Baca Juga: Kirab Saparan Bekakak Ambarketawang 2025, Ini Sejumlah Rute Jalan yang Dilalui Jumat 8 Agustus 2025

Kereta londoner berada di depan barisan para abdi dalem dan sentana dalem, sedangkan kereta premili akan menjadi penutup barisannya.

"Kedua kereta ini yang ikut pada kirab kali ini bisa dikatakan spesial karena terakhir keluar sekitar 12-13 tahun yang lalu," katanya.

Menurutnya, keduanya dipilih karena memang masih inline dengan cerita Beksan Trunajaya sendiri.

Kereta londoner dinaiki oleh bupati atau Tumenggung dari beksan yang menjadi komandannya, dan kereta premili yang dinaiki oleh para penarinya dan pelatih tarinya.

MB Renggowaditro pun mengatakan, dari segi jumlah peserta kirab, tahun ini ada peningkatan.

Jika tahun lalu jumlah paraga Keraton Yogyakarta berkisar 50-an orang, tahun ini, bertambah menjadi 80-an orang.

Dan yang lebih istimewa lagi, gelaran kirab tahun ini berkolaborasi dengan sejumlah prajurit masyarakat dari kabupaten/kota se-DIY, sehingga total peserta kirab mencapai 300-an orang.

“Keterlibatan para bregada masyarakat ini tentu menjadi kebahagiaan bagi kami karena kami memang berharap bersama masyarakat bisa merawat nilai-nilai budaya ini.

Baca Juga: 24 Pelajar SMP Kota Jogja Tampil di Festival Budaya Korsel

Keraton memang akarnya, tetapi semua pihak bisa turut mengembangkannya,” imbuh pria bernama asli Talcha ini.

Diungkapkan Abdi Dalem Radyakartiyasa (bidang wisata) Keraton Yogyakarta ini, kirab Trunajaya tahun ini diselenggarakan sebagai rangkaian peringatan Tingalan Dalem Taun Sri Sultan Hamengku Buwono X, yang tidak lain adalah Gubernur DIY.

Tingalan Dalem Taun adalah peringatan hari ulang tahun kelahiran (weton) Sri Sultan Hamengku Buwono X menurut penanggalan Jawa.

Salah satu masyarakat yang menyaksikan kirab, Widya (27) mengaku senang bisa menyaksikan kirab.

Baca Juga: Jadi Warisan Budaya Takbenda, Pembuat Roti Kembang Waru Khawatirkan Tak Ada Penerus

Menurutnya, keputusannya untuk menghabiskan waktu pada Rabu (22/10/2025) sore di kawasan Malioboro justru sangat tepat karena bertepatan dengan digelarnya Kirab Trunajaya ini.

"Tidak disangka malah bisa sekalian menonton kirab. Kami juga tidak tahu jika hari ini ada acara ini di Malioboro. Kami betul-betul beruntung,” ungkap warga Salatiga ini.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.