Jogja

TWC Borobudur Gelar Pelatihan bagi Pelaku Wisata, Termasuk Pamong Carita

Yudi Permana | 17 Desember 2025, 15:16 WIB
TWC Borobudur Gelar Pelatihan bagi Pelaku Wisata, Termasuk Pamong Carita

Akurat.co, Jogja - Sebanyak 150 pelaku wisata di kawasan Candi Borobudur mengikuti Hospitality Training Program. Kegiatan ini hasil kolaborasi antara Museum dan Cagar Budaya (MCB) Borobudur serta Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kabupaten Magelang.

Kegiatan ini sebagai upaya untuk meningkatkan performa layanan yang digelar oleh In Journey Destination Management (IDM).

Direktur Komersial IDM Gistang Panutur mengatakan, pelatihan ini merupakan komitmen In Journey Destination Management dalam “Melayani Sepenuh Hati” dengan memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan yang datang, serta bagian menumbuhkan cerita bermakna yang mempengaruhi kepuasan dan meningkatkan kunjungan wisatawan.

Hospitality as the Heart of the Experience. Melayani Sepenuh Hati dengan Indonesian Hospitality adalah upaya menghadirkan pengalaman yang tidak hanya informatif, tetapi juga hangat dan meninggalkan kesan mendalam bagi setiap wisatawan.

Baca Juga: Guru Besar Geologi UGM Prof.Dwikorita: Wilayah yang Terkena Banjir Tak Layak Dijadikan Hunian

"Oleh karena itu, diperlukan penguatan dan penajaman kompetensi layanan agar memiliki standar kualitas pelayanan yang selaras. Program-program ini merupakan wujud komitmen dalam mengoptimalkan pelayanan dan pengalaman pelanggan melalui penguatan penerapan standar layanan unggul,” jelas Gistang Panutur dalam siaran tertulisnya, Rabu (17/12/2025).

Hospitality Training Program diikuti oleh frontliner atau petugas layanan di lapangan, seperti petugas keamanan, operasional, dan ticketing di destinasi. Upaya ini mencakup penguatan pemahaman prinsip layanan unggul yang terdiri dari service mindset, service skills & hospitality standard dan service leadership.

Group Head Human Capital IDM Doni Asriadi mengatakan dalam pelatihan ini peserta didorong untuk menumbuhkan service mindset atau pola pikir yang berorientasi pada pelayanan. Di mana seseorang menempatkan kebutuhan, kenyamanan, dan kepuasan pelanggan sebagai prioritas utama dalam setiap tindakan dan keputusan.

“Melalui rangkaian kegiatan tersebut, para frontliners diharapkan semakin siap berperan sebagai representasi perusahaan yang profesional, ramah dan bisa memberikan pesona keramahtamahan yang bermakna di tiap kunjungan,” lanjutnya.

Baca Juga: Daftar Harga Tiket Taman Pintar 2025, Banyak Zona Baru Lho...

IDM juga menghadirkan Hospitality & Up Skill for Guide untuk peningkatan kualitas pelayanan dan kompetensi pemandu wisata atau pamong carita di destinasi Taman Wisata Candi Borobudur.

Pelatihan yang terdiri dari materi pelestarian cagar budaya serta basic manner dan public speaking ini bertujuan untuk memperkuat penerapan hospitality sekaligus meningkatkan kapasitas pamong carita dengan semangat Melayani Sepenuh Hati.

Materi cagar budaya dihadirkan agar materi yang disampaikan pamong carita sesuai dengan upaya pelestarian dan nilai-nilai luhur Candi Borobudur. Sementara materi terkait basic manner dan public speaking merupakan bagian peningkatan kapasitas pamong carita dalam menyampaikan materi yang berkesan bagi wisatawan.

Commercial Experience Group Head IDM Galuh Indah menjelaskan bahwa pelatihan ini menjadi ruang refreshment bagi pamong carita terhadap peran dan tanggung jawab mereka sebagai garda terdepan dalam mendampingi wisatawan, termasuk pesan dan pengalaman yang perlu disampaikan serta dibawa pulang oleh setiap pengunjung.

Johan Wahyudi (32) salah satu pamong carita mengatakan, melalui pelatihan ini, dirinya bisa lebih meningkatkan diri, terutama dalam meningkatkan penampilan diri saat membawa wisatawan.

Baca Juga: Anggaran dari BGN Tidak Cair, Program MBG di Gunungkidul Dihentikan

“Dari pelatihan ini saya lebih berkoreksi diri, ternyata banyak yang harus kita perhatikan saat membawa tamu. Mulai dari bagaimana penampilan yang baik serta materi public speaking," ungkapnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.