Jogja

Pakar Penyakit Dalam UMY: Super Flu Cepat Menular, tapi Terkendali

M. Mubin Wibawa | 9 Januari 2026, 11:05 WIB
Pakar Penyakit Dalam UMY: Super Flu Cepat Menular, tapi Terkendali

Akurat.co,Jogja-Dokter spesialis penyakit dalam Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), dr. Agus Widyatmoko, Sp.PD., M.Kes., menegaskan super flu memang cepat menular, tapi terkendali.

Hal tersebut disampaikan Agus dalam kegiatan Kampus Sehat Menyapa yang diselenggarakan UMY secara daring, Kamis (8/1).

Ia menjelaskan bahwa karakter utama varian influenza ini terletak pada kemampuannya beradaptasi dan menghindari sistem imun tubuh, sehingga penularannya dapat terjadi lebih cepat dibandingkan influenza musiman pada umumnya.

Baca Juga: Pemkot Jogja Waspada Super Flu, Minta Puskemas Edukasi Masyarakat

“Kemampuan menyebarnya memang cepat, tetapi bukan tingkat keparahannya. Jadi masyarakat tidak perlu panik.

Yang terpenting adalah memahami cara pencegahan dan mengenali tanda-tandanya,” ujar Agus.

Masyarakat diminta memahami gejala

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai gejala influenza yang umumnya muncul secara mendadak.

Beberapa gejala yang sering dialami antara lain demam tinggi, nyeri kepala, nyeri otot yang intens, serta kelelahan ekstrem.

Meski begitu, sebagian besar kasus dapat pulih dengan baik apabila ditangani secara tepat dan tidak disertai faktor risiko tertentu.

Dalam menghadapi situasi ini, upaya pencegahan tetap menjadi kunci utama.

Baca Juga: Dinkes DIY Temukan Kasus Super Flu, Masyarakat Bisa Cegah dengan PHBS

Vaksinasi influenza musiman dinilai masih efektif dalam menurunkan risiko sakit berat, meskipun terdapat sedikit penurunan perlindungan akibat mutasi virus.

Selain vaksinasi, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat, etika batuk dan bersin, penggunaan masker saat sakit, serta kebiasaan mencuci tangan secara rutin merupakan langkah sederhana namun sangat krusial dalam mencegah penularan.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.