Anies Baswedan: Banyak Pemimpin Gagal Membuat Kebijakan dan Gagal Mendengar Jeritan Rakyat

Akurat.co,Jogja-Mantan Gubernur DKI, Anies Baswedan mengungkap banyak pemimpin gagal membuat kebijakan dan juga gagal mendengar jeritan rakyat.
Hal tersebut lantaran terjadinya krisis kejernihan pikiran dalam mencerna informasi.
Anies menyampaikan perumpaan kelompok buta huruf menjadi dua golongan.
Baca Juga: Ketua Baznas DIY Pastikan Dana Zakat Tidak Digunakan untuk MBG
Pertama, golongan buta huruf karena gagal membaca teks.
Ada juga golongan yang sangat lancar membaca tulisan, tapi gagal membaca kenyataan.
“Akibatnya, banyak pemimpin gagal membuat kebijakan. Bahkan, gagal mendengar jeritan rakyat,” ungkapnya saat menjadi penceramah di Masjid Al Hayat, Fakultas Biologi UGM pada Rabu malam (4/3) wib.
Anies menekankan bahwa Islam memantik umat manusia untuk membangun peradaban dimulai dengan memahami.
“Manusia diminta untuk menjadi khalifah, tapi pesan itu diawali dengan melihatlah dan membacalah dengan jernih,” jelasnya.
Lebih jauh, ia mengajak jamaah untuk memperluas cakrawala Iqra melampaui literasi tekstual.
Baginya, Iqra harus diposisikan sebagai instrumen mengasah empati dan ketajaman nurani dalam melihat keadaan.
Baca Juga: Tanpa Sertifikat Halal, Pakar UGM Minta Umat Islam RI Boikot Produk Impor AS
Selain itu, Anies juga mengungkap kampus semestinya memberikan ruang yang luas bagi mahasiswa berpikir kritis.
"Kampus seharusnya menjadi rumah bagi pertanyaan, bukan pabrik kepatuhan. Kampus menjadi ruangan eksperimen, bukan gudang menyimpan ilmu masa lalu," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Bukan Lewat Skripsi, Ini Rahasia Mahasiswa UPN Jogja Lulus 3 Tahun 10 Bulan
- 2Gunakan Teknologi 'Live Streaming', Begini Jalannya Pemilihan Lurah PAW Sleman 2026
- 3Kalah dalam 3 Laga Awal, Fans PSS Berharap Finis 10 Besar
- 4Gelar Kuliah Umum, UAJY dan Komnas HAM Kupas Tuntas Hak Atas Tanah dalam Perspektif HAM
- 5Kembali Berlatih usai Libur, Skuad PSIM Fokus Kembalikan Kebugaran
- 6Nostalgia Zaman Dulu melalui Pasar Lawas Mataram di Kawasan Masjid Gedhe Bantul
- 7Finis Keempat di Race 2 Aragon, Ramadhipa Jaga Asa Tembus 3 Besar Klasemen JuniorGP
- 8Kelompok Tani Jogja Sukses Tanam Padi di Galon Bekas, Inspirasi Pertanian di Perkotaan
- 9Finis Keempat di Race 2 Aragon, Ramadhipa Jaga Asa Tembus 3 Besar Klasemen JuniorGP
- 10Sinergi Lintas Daerah, Sleman dan Klaten Bagi Potensi Pajak Candi Prambanan Demi Dongkrak PAD





