Di Rumah yang akan Dijual, Dokter Sardjito Meracik Herbal Peluruh Ginjal yang Bermanfaat sampai Hari Ini

Akurat.co,Jogja-Kabar rumah Prof. dr. M. Sardjito yang akan dijual menarik perhatian luas sampai hari ini.
Rumah bergaya indische tersebut terpaksa dijual karena alasan keuangan.
Budhi Santoso, ahli waris, sekaligus kerabat dari keluarga Sardjito mengemukakan bahwa rumah tersebut dijual biaya yang diperlukan untuk merawat rumah tersebut.
Ide untuk melego rumah ini muncul setelah Budhi melihat rumah ini sudah tidak terawat.
Budhi tidak membeberkan nominal harga rumah ini. "Ya M (miliar rupiah)," kata Budhi soal nilai yang ditawarkan.
Baca Juga: Kenapa Rumah Bersejarah Dokter Sardjito Dijual? Ahli Waris Ungkap Fakta Tak Terduga
Budi mengaku menawarkan rumah itu kepada sekitar sepuluh pihak.
Mulai dari UGM, UII, mantan Wali Kota Yogyakarta, Herry Zudianto, Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, hingga sejumlah pengusaha.
UGM dan UII ditawarkan karena sejarah bahwa Prof.Sardjito pernah menjadi rektor dua universitas tersebut.
Rumah tempat perusahaan jamu Calcusol
Rumah dr.Sardjito menyimpan banyak sejarah. Salah satunya adalah tempat diraciknya obat herbal peluruh batu ginjal, Calcusol.
Pada foto lama rumah dr.Sardjito masih terdapat plang sebagai pusat produksi Calcusol.
Dikutip dari klikdokter, Calcusol adalah obat tradisional yang mengandung ekstrak Sonchi folium atau daun tempuyung.
Calcusol digunakan untuk membantu meluruhkan batu ginjal dan membantu melancarkan saluran kencing, mengurangi pembentukan batu ginjal, serta membantu melancarkan buang air kecil.
Baca Juga: Kisah Djoko Slamet Peneliti BRIN, Usia 68 Tahun Selesaikan Gelar S2 Teknik Fisika UGM
Sonchi folium (ekstrak) membantu mengurangi nyeri saluran kemih.
Calcusol digunakan untuk membantu meluruhkan batu ginjal, mencegah kembali pembentukan batu ginjal dan membantu melancarkan buang air kecil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 8Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam






