Penanganan Ekowisata Berkelanjutan, UAJY Terjunkan Mahasiswa KKN Tematik Di Desa Ini

Akurat.co, Jogja - Mahasiswa Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) menerjunkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik guna mendukung penanganan ekowisata berkelanjutan.
Sebanyak 33 mahasiswa dari sejumlah program studi di bawah koordinasi Fakultas Teknobiologi (FTB) terjun langsung ke masyarakat untuk mengikuti KKN tematik.
Bertempat di Dusun Turgo Purwobinangun Kapanewon Pakem Kabupaten Sleman, ke 33 mahasiswa dari berbagai program studi ini mengikuti KKN tematik.
Program KKN tematik tahun ini merupakan kelanjutan dari program tahun sebelumnya, dengan fokus utama pada pengembangan ekowisata.
Baca Juga: 2 Mahasiswa Peserta KKN Meninggal di Maluku Tenggara, UGM Buka Opsi Penarikan dari Lokasi
Program KKN Tematik tahun ini mengangkat tema ‘Pengembangan Ekowisata Daerah Turgo Melalui Kegiatan Kuliah Kerja Nyata'.
Tujuan tema ini untuk memberdayakan masyarakat lokal melalui potensi wisata alam dan pengembangan ekonomi desa.
Pilihan lokasi KKN tematik di Kelurahan Purwobinangun dan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM).
Pertimbangan pemilihan lokasi tersebut karena daerah Turgo menjadi salah satu penyangga kawasan Taman Nasional.
Baca Juga: 4 Fakta Mahasiswa KKN UGM Meninggal saat Misi di Maluku Tenggara
Menurut Ketua Program Studi Biologi FTB L Indah Murwani Y, meskipun format dan tema menyerupai KKN tematik tahun sebelumnya. Namun masih terdapat potensi yang perlu dikembangkan guna mempersiapkan daerah Turgo menjadi desa wisata seutuhnya.
“Untuk tahun lalu lebih ke kegiatan ekowisata. Tapi ada beberapa yang masih perlu dikembangkan lagi," katanya.
Jadi ada, tahun lalu UAJY juga memberikan sumbangan peralatan yang ada di sana. Itu perlu diterapkan kembali untuk tahun ini, biar nanti ketika kita mempromosikan menjadi desa wisata, itu sudah lebih siap lagi.
Hal yang menjadi perhatian KKN tematik saat ini, pada peninjauan kembali efektivitas pengelolaan website yang akan menjadi sarana promosi Desa Wisata Turgo, karena target KKN tematik tahun ini adalah Paket Wisata Turgo.
Baca Juga: 5 Fakta Menarik KKN UGM, Raih Rekor MURI, Tahun Ini Diikuti 8.038 Mahasiswa
“Targetnya kalau bisa kita sudah punya paket-paket wisata yang ditawarkan dan mengembangkan produk-produk lokal,” ujar Indah.
Aspek inovatif KKN Tematik tahun ini adalah pembuatan desain tata ruang untuk kegiatan ekowisata di Turgo dengan melibatkan tiga mahasiswa arsitektur.
Dengan adanya hal tersebut, diharapkan dapat menunjang Turgo menjadi desa wisata yang unik dan tidak terlupakan.
Indah berharap, ketika Desa Turgo sudah menjadi desa wisata, ada oleh-oleh yang dapat dibawa pulang sebagai khas Turgo.
Oleh sebab itu KKN tematik ini juga memberikan perhatian pada pengembangan produk-produk lokal khas Desa Turgo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 8Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam









