Jogja

Mahasiswa Arsitektur UAJY Hadirkan Tari Nusantara dalam Sasansi Dwipantara #5

Yudi Permana | 17 November 2025, 18:52 WIB
Mahasiswa Arsitektur UAJY Hadirkan Tari Nusantara dalam Sasansi Dwipantara #5

Akurat.co, Jogja – Mahasiswa Program Studi Arsitektur Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) menyelenggarakan pertunjukan seni tahunan bertajuk Sakanti Dwipantara #5 di Auditorium Kampus II Gedung St. Thomas Aquinas.

Mengangkat tema “Whispers of the Indies”, pertunjukan ini menghadirkan interpretasi ragam budaya Indonesia melalui gerak, ruang dan narasi visual yang dirancang oleh mahasiswa Arsitektur.

Selain sebagai bentuk apresiasi seni, kegiatan ini juga menjadi bagian dari mata kuliah Apresiasi Estetika dan Sejarah Arsitektur 1.

Tahun ini, Sakanti Dwipantara dipersembahkan oleh 88 mahasiswa Arsitektur angkatan 2025 sebagai penampil utama.

Baca Juga: Masyarakat Jadi Garda Terdepan Cegah Konflik Sosial

Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY Dian Lakshmi Pratiwi menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif mahasiswa Arsitektur UAJY dalam merawat nilai-nilai budaya.

Acara ini menjadi bagian pengenalan, pemahaman dan internalisasi nilai-nilai budaya, khususnya kearifan lokal dan tradisional.

”Sakanti Dwipantara menunjukkan bagaimana mahasiswa arsitektur menerjemahkan arsitektur tradisional ke dalam media seni tari,” ungkapnya, Senin (17/11/2025).

Ketua Program Studi Arsitektur UAJY Augustinus Madyana Putra menekankan relevansi antara arsitektur dan seni pertunjukan.

“Wadah itu adalah ruang untuk arsitektur, sedangkan isi adalah semua kehidupan yang ada di dalamnya. Pertunjukan seni menjadi cara paling cepat untuk merasakan kesatuan antara ruang dan budaya,” jelasnya.

Baca Juga: Kampung Kecil Yogyakarta, Resto Kuliner Nusantara Super Lengkap dengan Tampilan Estetik

Koreografer pementasan, Hani Prita Oktarini, mengungkapkan kebanggaannya terhadap proses panjang para mahasiswa. Apalagi banyak dari mereka yang memang berangkat dari nol. Tidak bisa menari sama sekali.

”Namun selama empat minggu latihan yang padat, mereka tidak pernah mengeluh. Hari ini mereka tampil sebagai penari yang luar biasa,” ungkapnya.

Sakanti Dwipantara #5 kembali membuktikan bahwa arsitektur tidak hanya mengenai visual teknis. Namun pengetahuan mendalam atas budaya, ruang hidup dan ekspresi manusia.

Melalui kolaborasi antara seni, budaya, dan desain, mahasiswa Arsitektur UAJY menunjukkan bahwa merancang tidak hanya menggunakan pikiran namun juga rasa. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.