Jogja

Prodi Humas S1 UPN Veteran Yogyakarta Raih Akreditasi Unggul

Atiek Widyastuti | 15 Oktober 2026, 12:02 WIB
Prodi Humas S1 UPN Veteran Yogyakarta Raih Akreditasi Unggul
Prodi Humas UPN Jogja Raih Akreditasi Unggul. - Instagram @prodihumasupnvy

Akurat.co, Jogja - Program Studi (Prodi) Hubungan Masyarakat S1, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta (UPNVY), resmi meraih predikat Akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial Politik, Administrasi dan Komunikasi (LAMSPAK) dengan skor 258.

Pencapaian ini menandai peningkatan mutu akademik Prodi Humas, sekaligus memperkuat komitmen UPNVY dalam menghadirkan pendidikan kehumasan yang berbasis riset, adaptif terhadap perkembangan industri komunikasi dan berorientasi pada tanggung jawab sosial.

Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Dewan Eksekutif LAMSPAK Nomor 277/AK.03.05/2026 tanggal 28 September 2026. Status Akreditasi Unggul berlaku untuk periode 19 Mei 2026 hingga 19 Mei 2031.

Menurut Ketua Program Studi Hubungan Masyarakat UPN “Veteran” Yogyakarta Siti Fatonah, pencapaian Akreditasi Unggul merupakan hasil dari proses pengembangan program studi yang dilakukan secara bertahap sejak berdiri pada 2017.

Baca Juga: Keren! Mahasiswa UPNVY Sulap Limbah Kertas Jadi Game Edukasi Budaya

Prodi Humas mulai menerima mahasiswa pada 2018 dan pertama kali mengikuti akreditasi pada 2021 dengan memperoleh peringkat Baik dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Setelah melalui berbagai upaya penguatan tata kelola akademik, pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan kerja sama dengan pemangku kepentingan, Prodi Humas berhasil meningkatkan status akreditasinya menjadi Unggul pada 2026.

“Kami memaknai Akreditasi Unggul bukan sebagai titik akhir, melainkan sebagai momentum untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan memperkuat kontribusi ilmu hubungan masyarakat bagi masyarakat,” ungkap Siti Fatonah, seperti dikutip dari laman upnyk.ac.id, Kamis (15/10/2026).

Ia menambahkan, Prodi Humas UPNVY mengembangkan identitas akademik dengan menempatkan riset sebagai salah satu fondasi utama pembelajaran.

Baca Juga: Raih 33 Suara, Guru Besar ITB Resmi Terpilih Jadi Rektor Baru UPN Veteran Yogyakarta

Pendekatan ini diarahkan untuk membekali mahasiswa agar tidak hanya menguasai teori dan praktik komunikasi, tetapi juga mampu menganalisis persoalan kehumasan secara kritis, memahami perubahan perilaku publik, serta merumuskan strategi komunikasi berdasarkan data dan kebutuhan organisasi.

Di tengah transformasi digital dan perubahan ekosistem media, kompetensi tersebut menjadi penting bagi calon praktisi hubungan masyarakat.

Profesional humas dituntut mampu mengelola komunikasi organisasi, membangun reputasi, memahami karakteristik publik, serta merespons isu secara strategis dan bertanggung jawab.

Selain berbasis riset, Corporate Social Responsibility (CSR) menjadi salah satu penciri pengembangan pendidikan di Prodi Humas UPNVY. Melalui pendekatan ini, mahasiswa didorong untuk memahami bahwa praktik kehumasan tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan informasi dan reputasi organisasi, tetapi juga dengan tanggung jawab sosial, keberlanjutan, dan hubungan yang konstruktif antara organisasi, masyarakat, serta lingkungan.

Baca Juga: Bukan Lewat Skripsi, Ini Rahasia Mahasiswa UPN Jogja Lulus 3 Tahun 10 Bulan

Sebagai bagian dari ekosistem pendidikan tinggi di Yogyakarta, Prodi Humas UPNVY terus berupaya menjaga relevansi pendidikan dengan perkembangan ilmu komunikasi, kebutuhan industri, dan dinamika masyarakat.

Dengan identitas berbasis riset dan penciri CSR, program studi ini mengarahkan pengembangannya pada pendidikan kehumasan yang mengintegrasikan kompetensi profesional, pemikiran kritis dan tanggung jawab sosial.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi UPN “Veteran” Yogyakarta, Machya Astuti Dewi menyampaikan, perolehan Akreditasi Unggul merupakan bukti dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi.

Capaian ini sekaligus menjadi dorongan bagi program studi untuk terus memperkuat mutu pembelajaran, penelitian, dan relevansi kompetensi lulusan dengan kebutuhan masyarakat serta dunia profesional.

Baca Juga: Inovasi Smart Claypot UPNVY, Simpan Cabai 15 Hari Tanpa Listrik

Akreditasi Unggul bukan sekadar pengakuan atas capaian yang telah diraih, tetapi juga amanah untuk menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan secara berkelanjutan.

"Kami mendorong setiap program studi untuk terus mengembangkan pembelajaran yang relevan, memperkuat budaya riset, serta menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Machya, perkembangan dunia komunikasi dan kehumasan menuntut perguruan tinggi untuk terus menyesuaikan pendekatan pembelajaran dengan perubahan teknologi digital, dinamika media, kebutuhan organisasi, serta tuntutan komunikasi yang transparan dan bertanggung jawab.

Karena itu, penguatan kualitas akademik perlu berjalan seiring dengan pengembangan kompetensi profesional dan kemampuan berpikir kritis mahasiswa.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.