Jogja

Jeda Internasional, PSIM Liburkan Pemain

Yudi Permana | 14 November 2025, 11:05 WIB
Jeda Internasional, PSIM Liburkan Pemain

Akurat.co,Jogja-PSIM memilih meliburkan pemainnya selama jeda internasional. Libur diberikan pada 10-18 November 2025.

“Ini kan FIFA Match Day, lalu kita baru main lagi tanggal 22 November besok. Pelatih memutuskan untuk memberi libur tiga hari,” ungkap Manajer PSIM Razzi Taruna dalam keterangannya.

Sebelumnya, tim berjuluk Laskar Mataram ini juga sempat ambil jeda libur tiga hari setelah laga derby Mataram melawan Persis Solo (8/11) di Stadion Manahan. Libur berlangsung pada tanggal 10 sampai 12 November 2025.

Baca Juga: Dipanggil Tim Indonesia U-22, Cahya Supriadi dan Raka Cahyana Tetap Bela PSIM di Dua Laga Super League 2025

Meski demikian, skuad PSIM sempat melakukan latihan seusai laga melawan Persis pada Minggu (9/11) di Lapangan Yogyakarta Independent School.

Menurut Razzi keputusan meliburkan pemain agar mereka bisa kembali fokus saat latihan kembali dilakukan.

"Yang sudah berkeluarga, bisa quality time dengan keluarga. Yang masih sendiri, bisa liburan," ujarnya.

PSIM akan kembali menjalani latihan intens untuk laga melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC, Sabtu (22/11) di kandang.

“Jadi untuk menyegarkan saja, supaya ketika sudah mulai latihan lagi, semua pemain sudah bisa fokus kembali,” jelasnya.

Baca Juga: Unggul 2-0 Lebih Dahulu dan Berakhir Imbang, PSIM Merasa Kalah di Derby Mataram vs Persis

Akan ada uji tanding

Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa ada rencana uji tanding di sela-sela latihan pada jeda FIFA matchday ini.

“Selain latihan biasa, rencananya, di jeda yang agak lumayan ini, kita juga akan ada sekali uji tanding,” ungkapnya.

Pada uji tanding tersebut, Laskar Mataram akan memberikan kesempatan bagi para pemain yang belum atau jarang mendapatkan menit bermain.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.