Jogja

Mato Kopi Yogyakarta: Tempat Ngopi Sambil Begadang

Yayat Rismunadi | 19 Juni 2025, 15:21 WIB
Mato Kopi Yogyakarta: Tempat Ngopi Sambil Begadang

Akurat.co, Jogja - Sajian kopi saat ini menjadi sebuah pilihan yang digandrungi bagi kebanyakan orang, khususnya bagi anak-anak muda sebagai teman nongkrong maupun ngobrol malam hari.

Di Yogyakarta banyak sekali kedai yang menawarkan aneka ragam minuman kopi dari mulai kualitas sedang sampai kualitas terbaik dengan konsep yang bermacam-macam.

Baca juga: Nikmati Suasana Pagi Hari Sambil Sarapan di Soto Lumayan Kang Sarman

Salah satunya Mato Kopi yang ada di Selokan Mataram, Dabag, Condongcatur, Depok, Sleman, DIY. Buka sampai 24 jam, Mato kopi jadi pilihan bagi penggila kopi sambil nongkrong hingga larut malam.

Mengusung konsep sederhana, kedai kopi yang selalu ramai pengunjung ini menawarkan tempat ngopi yang nyaman, asik dan terjangkau bagi semua kalangan. Ditambah lagi tempat parkiran yang gratis tidak dipungut biaya sepeserpun.

Baca juga: Pecinta Mangut Wajib Mampir Gubuk Makan Iwak Kalen Godean

Kebanyakan pengunjung yang datang ke Mato kopi adalah para mahasiswa yang ingin mengerjakan tugas atau diskusi kelompok sampai larut malam.

Tidak hanya menu kopi khas Mato yang jadi pilihan menu, namun ada juga berbagai pilihan makanan seperti nasi goreng, nasi ayam, dan mie instan. Ada juga camilan yang siap menemani kamu ngopi seperti tahu krispi, pisang goreng, kentang goreng, dan singkong.

Baca juga: Lewat Concat Jangan Lupa Mampir Makan di Nasi Telur Bahagia

Untuk makanan ringan harganya bervariasi mulai dari Rp 4.000 sampai Rp. 8.000. sedangkan untuk harga kopi hitam Mato harganya sama dengan kopi yang dijual di warung kopi biasa.

Suasana yang nyaman, tempat yang luas dengan konsep sederhananya bikin banyak mahasiswa yang datang betah untuk ngopi hingga larut malam.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.