Jajanan Karangan Asli Bantul, Kudapan Jadul yang Sudah Mulai Langka

Akurat.co, Jogja - Ngomongin jajanan jadul di Yogyakarta seolah tidak ada habisnya untuk selalu dikulik dan dibahas, karena memang jajanan jadul saat ini sudah mulai langka keberadaannya.
Hanya sedikit yang dapat konsisten dan melestarikan keberadaan jajanan tempo dulu, dan banyak hal yang membuat kuliner lawasan ini semakin hilang dari daftar kuliner di era modern.
Baca juga: 5 Tempat Paling Romantis di Jogja, Muda-mudi Wajib Ukir Kenangan Indah di Sini
Seperti jajanan khas asal Bantul yang saat ini masih dapat dirasakan karena masih ada penjual yang menjajakan kudapan jadul yang disebut sebagai Karangan.
Karangan merupakan jajanan lawas otentik dari Kretek, Bantul. Saking otentiknya karangan ini hampir tidak ada yang menjual di daerah lainnya.
Baca juga: 5 Tips Belanja Seru di Malioboro Jogja Biar Dompet Aman, Hati Senang
Ya, jajanan karangan ini hanya bisa ditemukan di pasar Bantul saja, itupun butuh keberuntungan untuk dapat menemukan penjual karangan yang merupakan seorang wanita berusia lanjut.
Karangan ini merupakan jajanan yang terbuat dari olahan rumput laut. karena memang daerah Bantul punya laut yang cukup luas, hasil alam seperti rumput lautnya pun bisa dijadikan sebagai olahan jajanan karangan.
Bahkan, untuk membuat jajanan karangan pun prosesnya cukup rumit untuk dikerjakan. Dari mulai membeli rumput laut, penjemuran, penyortiran, dan sampai pada proses memasak yang masih panjang.
Kudapan jadul karangan ini tidak hanya menjadi sebuah kuliner lawas saja, akan tetapi lebih kepada pelestarian jajanan khas yang keberadaannya harus tetap ada sebagai simbol tradisi suatu daerah.
Bagi yang ingin berburu karangan ini, bisa datang ke pasar Bantul antara lain seperti Pasar Turi, Pasar Celep, dan Pasar Ngangkruksari, Bantul.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Oase Malioboro Siap Sambut Wisatawan di Libur Akhir Tahun
- 2DIY Siapkan 203 Event Sepanjang 2027
- 3PWI DIY Terus Perjuangkan Gelar Pahlawan Nasional bagi Udin
- 4Mahasiswa UAJY Ciptakan Masker Biomaterial Pencegah Debu Silika Industri
- 5Bongkahan Es Sebesar Kelapa Timpa Rumah Warga di Bantul, Ini Faktanya...
- 6DPRD DIY Siap Bahas Anggaran DED Renovasi Stadion Mandala Krida
- 7Dulu Saluran Pengairan, Tuk Bulus Sleman Kini Jadi Tempat Wisata Unggulan
- 8116 Orang Jadi Korban Demonstrasi Jogja Memanggil, Ini Respons Pemkot
- 9Mahasiswa UAJY Ciptakan Masker Biomaterial Pencegah Debu Silika Industri
- 10Bongkahan Es Sebesar Kelapa Timpa Rumah Warga di Bantul, Ini Faktanya...









