Jogja

Dulu Saluran Pengairan, Tuk Bulus Sleman Kini Jadi Tempat Wisata Unggulan

Atiek Widyastuti | 1 November 2026, 18:32 WIB
Dulu Saluran Pengairan, Tuk Bulus Sleman Kini Jadi Tempat Wisata Unggulan
Peresmian wisata Pancuran Tuk Bulus di Sleman. - Istimewa

Akurat.co, Jogja - Kabupaten Sleman kini memiliki destinasi wisata baru.

Adalah Pancuran Tuk Bulus yang berada di Padukuhan Tegal Balong, Kalurahan Bimomartani, Kapanewon Ngemplak.

Lurah Bimomartani, Tutik Wahyuningsih, mengungkapkan rasa syukurnya atas kerja keras warga Tegal Balong.

Karena warga berhasil mengubah Tuk Bulus menjadi destinasi wisata unggulan. Lokasi tersebut dulunya digunakan untuk pengairan.

Baca Juga: DPRD DIY Siap Bahas Anggaran DED Renovasi Stadion Mandala Krida

"Namun kini berkat kerja keras dan gotong royong masyarakat Tegal Balong, tempat ini resmi menjadi destinasi wisata baru," katanya saat peresmian, Sabtu (31/11/2026) malam.

Kedepan diharapkan, objek wisata ini tidak menjadi ikon baru bagi Bimomartani. Tetapi juga mampu terintegrasi dengan wilayah sekitar seperti Dusun Tegal Balong, RT 5, hingga Pondok Suruh.

"Dan bisa membentuk rangkaian kawasan wisata yang menarik bagi wisatawan,” ujarnya.

Bupati Sleman Harda Kiswaya yang meresmikan Pancuran Tuk Bulus berharap kehadiran destinasi wisata ini dapat menjadi salah satu penggerak peningkatan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat. Khususnya di Kalurahan Bimomartani dan Kabupaten Sleman secara luas.

Baca Juga: Didukung Srikandi PLN, KWT di Sleman Kembangkan Kerupuk Susu Kambing

"Harapannya warga dan pemerintah tetap bisa berkolaborasi untuk terus dibangun tanpa sekat demi kemajuan bersama," ujar Harda.

Bupati Sleman juga menekankan Pemerintah Kabupaten Sleman berkomitmen untuk terus mendukung dan mendampingi pengembangan sektor pariwisata berbasis masyarakat ini melalui sinergi program bersama kapanewon dan kalurahan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.