Jogja

2025, Pengunjung Candi Prambanan Turun 10% Imbas Larangan Study Tour

Yudi Permana | 2 Januari 2026, 14:17 WIB
2025, Pengunjung Candi Prambanan Turun 10% Imbas Larangan Study Tour

Akurat.co, Jogja - Sepanjang tahun 2025, jumlah wisatawan di Candi Prambanan tidak sampai 3 juta pengunjung. Bulan Desember yang biasanya ada ribuan wisatawan per hari, kemarin hanya di angka ratusan saja.

Berdasarkan analisis pengelola Candi Prambanan, kebijakan larangan study tour dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat jadi salah satu penyebab turunnya jumlah wisatawan tersebut.

Bukan tanpa sebab, sektor pelajar jadi salah satu penyumbang wisatawan terbesar yang datang ke Candi Prambanan.

“Terutama dari Jawa Barat. Menurun drastis. Kalau dari Jawa Timur relatif stabil,” kata General Manajer Candi Prambanan PT TWC Ratno Timur, Jumat (02/01/2026).
 

Jika jumlah kunjungan wisatawan nusantara turun 10 persen, untuk wisatawan mancanegara justru ada kenaikan, 5-8 persen.

Di tahun 2026 ini, sejumlah strategi telah disiapkan pengelola Candi Prambanan guna menggenjot jumlah kunjungan. Dua event besar seperti Prambanan Jazz dan Jogja Mandiri Marathon tetap digelar.

Selain itu juga telah disiapkan hal yang baru. “Ada sendratari kolosal Calon Arang. Akan kita launching pertengahan tahun ini,” jelas Ratno.

Usai Natal dan Tahun Baru (Nataru), TWC Prambanan langsung gerak cepat untuk persiapan lebaran. Mengingat Februari sudah puasa dan Maret lebaran.
 

Jumlah Kunjungan

Sementara itu di periode tanggal 20-31 Desember 2025, jumlah kunjungan wisatawan di Candi Prambanan, Borobudur, Ratu Boko dan Sendratari Ramayana lebih dari 285 ribu kunjungan.
 
Angka ini mencerminkan daya tarik warisan budaya nusantara sebagai salah satu pilihan utama masyarakat dalam menghabiskan masa libur pergantian tahun.

Di Candi Prambanan dikunjungi 174.798 wisatawan dengan puncak kunjungan pada tanggal 27 Desember 2025, dengan 19.617 wisatawan.

Taman Wisata Candi Borobudur mencatatkan total kunjungan sebanyak 96.092 wisatawan. Puncak kunjungan terjadi pada 26 Desember 2025 dengan jumlah pengunjung sebanyak 11.726 orang.
 

Di Keraton Ratu Boko, didatangi sebanyak 8.978 wisatawan. Puncak kunjungan di situs ini terjadi pada 28 Desember 2025 dengan kehadiran 1.052 wisatawan.

Teater dan Pentas mencatatkan total 5.944 penonton. Puncak kunjungan terjadi pada hari Natal di tanggal 25 Desember 2025 dengan 818 penonton.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.