KAI Daop 6 Yogyakarta Ingatkan Masyarakat Stop Vandalisme Pelemparan kepada Kereta Api

Akurat.co, Jogja - KAI Daop 6 Yogyakarta menemukan masih ada aksi vandalisme berupa pelemparan kepada rangkaian kereta api.
Untuk itu KAI Daop 6 Yogyakarta kembali mengingatkan dan menghimbau masyarakat untuk bersama-sama melindungi perjalanan kereta api dengan tidak melakukan vandalisme berupa pelemparan ke kereta api.
“Aksi seperti ini tidak bisa ditoleransi. Selain membahayakan perjalanan, vandalisme juga merugikan negara dan seluruh masyarakat yang menggantungkan mobilitasnya pada transportasi publik,” kata Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih, Sabtu (05/07/2025).
Baca Juga: Sukseskan Prambanan Jazz 2025, KAI Daop 6 Yogyakarta Beri Diskon Khusus bagi Penumpang
Tindakan vandalisme dalam bentuk apapun. Baik pelemparan benda, coret-coret, maupun perusakan, merupakan pelanggaran hukum dan membahayakan keselamatan operasional. Serta mengganggu kenyamanan penumpang.
Baca Juga: WhatsApp Bupati Kulon Progo Jadi Sasaran Peretasan
KAI menyesalkan masih ada pihak-pihak yang tidak menyadari pentingnya menjaga fasilitas publik yang telah dibangun dan dirawat dengan biaya besar.
Sebagai bentuk respons, KAI Daop 6 terus memperkuat sistem pengamanan dengan meningkatkan patroli di jalur rawan, memasang kamera pengawas, serta menjalin koordinasi lebih intensif dengan aparat kepolisian dan masyarakat setempat.
KAI juga mengajak seluruh masyarakat untuk peduli dan turut serta menjaga kelancaran serta keamanan perjalanan kereta api.
Baca Juga: KAI Daop 6 Tambah Fasilitas Face Recognition di Stasiun Yogyakarta, Hemat Kertas & Lebih Lancar
KAI Daop 6 Yogyakarta juga akan terus menelusuri pelaku aksi vandalisme ini dan menyerahkannya kepada pihak berwajib untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.
Tindakan tegas diperlukan untuk memberikan efek jera dan mencegah kejadian serupa terulang kembali.
“KAI Daop 6 percaya transportasi publik yang aman dan andal hanya dapat terwujud dengan kolaborasi semua pihak,” tutup Feni.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Inovasi Smart Claypot UPNVY, Simpan Cabai 15 Hari Tanpa Listrik
- 2Pembukaan FKY 2026, Hadirkan Kolaborasi Apik Sultan dan Kunto Aji
- 3JJLS Kelok 23 Mulai Diuji Coba, DPRD DIY Soroti Hal Ini
- 4544 Atlet ASN Siap Berlaga dalam PORPRIDA DIY 2026
- 5Pelantikan Pengurus Peradi 3 Kabupaten/Kota, Dorong Sinergi Penegakan Hukum Berkeadilan
- 6Keren, Jam Belajar Masyarakat Kota Jogja Dimulai dari Tingkat RW
- 7Warga Sengir Sleman Terima Serat Kekancingan dari Keraton
- 8Pantai Gumuk Pasir jadi Saksi Pembaretan Pasukan Perdamaian PBB di Afrika Tengah
- 9Kelok 23 Baru Difungsikan untuk Kendaraan Roda 2 dan 4 Saja, Kapan Kendaraan Berat?
- 10Inovasi Smart Claypot UPNVY, Simpan Cabai 15 Hari Tanpa Listrik









