Mengenal Lumbung Mataraman, Cara Jogja Cukupi Pangan Warga, Nandur Opo Sing Dipangan, Mangan Opo Sing Ditandur

Akurat.co, Jogja-Pemerintah Provinsi DIY memiliki apa yang dinamakan Lumbung Mataram.
Lumbung Mataram adalah cara Pemerintah DIY menjaga ketahanan pangan.
Sebuah konsep lumbung pangan hidup yang tidak terbatas pada bentuk fisik gudang, melainkan sistem pertanian dan peternakan berbasis rumah tangga dan kelompok tani.
Lumbung ini mengusung filosofi Jawa “Nandur Opo Sing Dipangan, Mangan Opo Sing Ditandur” atau menanam apa yang dimakan, dan makan apa yang ditanam.
“Konsep ini bukan hanya soal swasembada pangan, tapi juga kemandirian dan kedaulatan pangan berbasis masyarakat,” terang Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dikutip dari laman resmi Pemerintah Provinsi Yogyakarta.
Lumbung Mataraman didorong untuk berkembang di tingkat kalurahan/kelurahan dan mendukung ketahanan pangan dari sektor unggulan seperti padi, jagung, hortikultura, perikanan, dan peternakan.
Konsep ini mendapatkan pujian dari pemerintah pusat. Sebab, melalui Lumbung Mataraman, Yogyakarta berkontribusi signifikan terhadap sektor pangan nasional.
Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, mengapresiasi kinerja Pemda DIY dalam menjaga dan meningkatkan ketahanan pangan daerah.
Baca Juga: Sri Sultan Ajak Masyarakat Berdialog Selesaikan Polemik Pantai Sanglen Gunungkidul
“Jogja termasuk provinsi dengan ketahanan pangan yang baik. Ketersediaannya meningkat, dan kontribusi sektor pangan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai lebih dari 14%, ini lebih tinggi dari rata-rata nasional,” ujar Menteri Andi Amran saat hadir pada Rakordal DIY Triwulan II Tahun 2025, Selasa (29/07) di Gedhong Pracimasana, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Dosen dan Mahasiswa UAJY Sabet Juara 1 di Konferensi Asia Singapura
- 2UIN Sunan Kalijaga Peringkat 2 Kampus Terbaik Indonesia versi WUR 2027
- 3Jajan Oleh-Oleh Khas Bantul di Geplak Mbok Tumpuk, Peyek Tumpuknya Legend
- 4Proses Pergantian Kapolri Berlangsung Kilat, Ini Kata Pakar UMY
- 5Gedung Baru DPRD DIY, Progres Pekan ke-81 Tembus 91 Persen
- 6PLN DIY Dorong Mahasiswa Pahami Transisi Energi
- 7Saling Salip di Tikungan Akhir Jepang, Badly Ayatullah Persembahkan Podium IM4AC 2026
- 8Rumaket 2026, Cara Pemkot Yogya Dekatkan Wayang ke Gen Z
- 9Gedung Baru DPRD DIY, Progres Pekan ke-81 Tembus 91 Persen
- 10Proses Pergantian Kapolri Berlangsung Kilat, Ini Kata Pakar UMY









