Jogja

5 Fakta Menarik Kereta Kencana Garuda Prabayaksa yang Dibuat di Sleman, Ditarik 8 Kuda Putih, Terbuat dari Material Kayu Jati dan Besi Tempaan

M. Mubin Wibawa | 18 Agustus 2025, 06:29 WIB
5 Fakta Menarik Kereta Kencana Garuda Prabayaksa yang Dibuat di Sleman, Ditarik 8 Kuda Putih, Terbuat dari Material Kayu Jati dan Besi Tempaan

Akurat.co,Jogja-Kereta Kencana Garuda Prabayaksa menjadi salah satu perhatian saat upacara Hari Kemerdekaan ke-80 RI di Istana Merdeka, Minggu (17/8/2025).

Kereta kencana ini bertugas membawa bendera pusaka dan teks proklamasi dari kawasan Monas ke Istana Merdeka.

Baca Juga: Mengenal Arti Kereta Kencana Garuda Prabayaksa yang Dibuat di Sleman, Yogyakarta

Sejumlah fakta menarik terungkap dari kereta kencana satu ini. Apa saja?

1. Dibuat di Sleman

Kereta Kencana Garuda Prabayaksa ini dibuat di Sleman, DIY. Kereta ini khusus dibuat untuk hari kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia.

2. Warna biru tua dengan 2 lambang Garuda Pancasila warna emas

Kereta berkelir biru tua, bahkan sampai rodanya juga menggunakan warna senada.

Terdapat dua lambang Garuda Pancasila di masing-masing pintu kereta dengan warna emas. Menjadikannya perpaduan warna sempurna.

3. Ditarik 8 ekor kuda putih

Kereta Kencana Garuda Prabayaksa ditarik dengan 8 kuda putih. Pemilihan jumlah 8 kuda disesuaikan dengan bulan kemerdekaan bangsa Indonesia, yakni bulan kedelapan atau Agustus.

4. Dibuat dari material kokoh

Kereta Kencana Garuda Prabayaksa dibuat dari material kokoh. Berupa kayu jati dan besi tempaan.

Makna dari besi tempaan ini adalah kita sebagai bangsa akan semakin kuat jika terus mendapatkan tempaan.

5. Digunakan membawa teks Proklamasi dan bendera pusaka

Kereta ini digunakan membawa teks Proklamasi dan bendera pusaka.

Purna Paskibraka Kirana Asyawidya Baskara dari Provinsi Banten bertugas membawa bendera negara, sedangkan Ni Komang Trisetya asal Provinsi Bali membawa teks proklamasi.

Baca Juga: Pemerintah Kabupaten Bantul Gelar Pameran Foto Rencana Cangkring

Iringan kirab melibatkan 145 pasukan berkuda serta 45 pasukan motoris Polisi Militer Batalyon Pengawal Protokoler Kenegaraan Paspampres, beberapa di antaranya menggunakan kendaraan listrik dan 15 di antaranya personel wanita TNI.

Selain itu, hadir pula pasukan berbaju adat kerajaan Nusantara yang merupakan perwakilan dari seluruh komando daerah militer di Indonesia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.