Demi Ketahanan Pangan Sri Sultan HB X Beberkan Kontrak 22 Ribu Hektare dengan Petani, Termasuk Lahan Jagung

Akurat.co,Jogja-Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X sudah menyediakan lahan 22 hektare untuk pertanian, salah satunya ditanami jagung.
Sultan menyebut, bahwa pemanfaatan lahan Sultan Ground merupakan kerja sama dengan petani. Sultan menilai lahan yang disediakan sudah cukup luas.
“Ya tidak hanya Sultan ground ya. Kami kan juga punya kontrak sama petani 22 ribu hektare untuk kecukupan pangan," ujarnya.
Menurut Sultan, lahan tersebut juga menjadi bagian dari proses yang ditanam jagung melalui program di kepolisian daerah (polda) maupun yang lain.
Sultan menyampaikan hal tersebut saat kegiatan penanaman jagung serentak kuartal IV 2025 bersama Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, Rabu (10/8/2025).
Sementara itu, Kapolda DIY, Irjen Pol Anggoro Sukartono melaporkan, Polda DIY bersama kelompok tani memanfaatkan lahan di lahan Mapolda Baru yang merupakan Sultan Ground, di Pirak Bulus, Godean, seluas 7,5 hektare.
“Atas izin Bapak Gubernur, Sri Sultan Hamengku Buwono X, lahan ini dapat dimanfaatkan sementara untuk penanaman jagung oleh kelompok tani,” kata Anggoro.
Total lahan yang akan ditanami di seluruh wilayah DIY mencapai 49,8 hektare, tersebar di Kabupaten Sleman, Bantul, Kulon Progo, dan Gunungkidul. Kerja sama ini juga menunjukan hasil yang nyata.
“Sampai kuartal ketiga, dari target 6.700 hektare lahan baku sawah, telah tertanam 9.049 hektare dengan estimasi hasil panen mencapai 36.196 ton jagung,” ungkapnya.
Tak hanya itu, Polri juga mendukung pembangunan gudang jagung berkapasitas 1.000 ton di SPN Selopamioro, yang kini telah rampung dan siap dioperasikan.
Semua itu menurut Anggoro, berkat dukungan penuh Sri Sultan melalui revitalisasi lahan Sultan Ground untuk pertanian.
Baca Juga: Campak Masih Jadi Ancaman, Cegah dengan Imunisasi
“Selain menjaga ketahanan pangan, program ini membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar dan memenuhi kebutuhan pakan ternak unggas di DIY yang jumlahnya mencapai hampir 69 juta ekor,” ujar Anggoro.
Selain penanaman, kegiatan ini juga disertai dengan penyerahan sejumlah bantuan kepada kelompok tani.
Bantuan itu di antaranya 20 sumur bor, 20 unit pompa air, 100 kilogram bibit jagung varietas Genesi Gerida, 2 hand tractor, serta 2,4 ton pupuk dari berbagai instansi, termasuk Dinas Pertanian dan PT Pupuk Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Dosen dan Mahasiswa UAJY Sabet Juara 1 di Konferensi Asia Singapura
- 2UIN Sunan Kalijaga Peringkat 2 Kampus Terbaik Indonesia versi WUR 2027
- 3Jajan Oleh-Oleh Khas Bantul di Geplak Mbok Tumpuk, Peyek Tumpuknya Legend
- 4Proses Pergantian Kapolri Berlangsung Kilat, Ini Kata Pakar UMY
- 5Gedung Baru DPRD DIY, Progres Pekan ke-81 Tembus 91 Persen
- 6PLN DIY Dorong Mahasiswa Pahami Transisi Energi
- 7Saling Salip di Tikungan Akhir Jepang, Badly Ayatullah Persembahkan Podium IM4AC 2026
- 8Rumaket 2026, Cara Pemkot Yogya Dekatkan Wayang ke Gen Z
- 9Gedung Baru DPRD DIY, Progres Pekan ke-81 Tembus 91 Persen
- 10Proses Pergantian Kapolri Berlangsung Kilat, Ini Kata Pakar UMY









