Jogja

3 Varietas Pertanian Kulon Progo Dapat Sertifikat Badan Riset dan Inovasi Nasional

M. Mubin Wibawa | 1 Oktober 2025, 12:05 WIB
3 Varietas Pertanian Kulon Progo Dapat Sertifikat Badan Riset dan Inovasi Nasional

Akurat.co,Jogja-Tiga varietas pertanian di Kulon Progo mendapatkan sertifikat dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Perwakilan BRIN Kriswantini, saat menyerahkan sertifikat mengatakan, ketiga varietas tersebut merupakan hasil pengembangan dan pemuliaan yang melibatkan petani lokal melalui pendekatan partisipatif, serta telah melewati proses verifikasi dan pencatatan resmi oleh BRIN.

Kriswantini menyampaikan bahwa sertifikat merupakan bentuk pengakuan negara terhadap keanekaragaman hayati lokal serta mendorong pemerintah daerah untuk terus melestarikan dan memperbanyak varietas tersebut.

Baca Juga: Tim Kuasa Hukum Mantan Bupati Sleman Tegaskan Perbup Bukan Produk Pribadi

"Ini bukan sekadar sertifikat formal, tapi simbol komitmen bersama antara BRIN dan pemerintah daerah dalam mendukung transformasi inovasi pertanian lokal," katanya.

"Kami berharap Pemkab Kulon Progo dapat mengembangkan lebih banyak varietas unggul berbasis sumber daya genetik (SDG), dan segera mendaftarkan potensi lainnya yang belum tercatat secara resmi,” imbuh Kriswantini.

Ketiga varietas tersebut adalah:
1. Kacang Koro Benguk – Dawala Binangun
2. Kacang Koro Benguk – Malela Binangun
3. Vanili – Sinogo

Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan menyampaikan apresiasi tinggi atas dukungan BRIN dalam upaya mendorong riset dan inovasi berbasis potensi lokal.

Ia menekankan bahwa sertifikat ini menjadi bukti sah pengakuan negara terhadap kekayaan hayati Kulon Progo yang perlu dijaga dan dikembangkan.

“Sertifikat ini sangat strategis dalam memperkuat kolaborasi riset dan inovasi antara pemerintah daerah dengan BRIN," katanya.

Baca Juga: Pemkot Jogja Edukasi Orangtua soal Transportasi Online, Anak di Bawah 10 Tahun Tak Boleh Dijemput Driver Sendirian

Agung menyatakan, Kulon Progo berkomitmen menjaga kelestarian varietas lokal ini seperti bawang merah varietas Srikayang, padi Menor, Koro Pedang dan ke depan akan mendaftarkan lebih banyak sumber daya lokal seperti kambing PE kepala cokelat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.