Jumlah Bentor di Yogya Capai 2.000 Lebih, Pemda DIY Bakal Menertibkan

Akurat.co,Jogja-Jumlah becak motor (bentor) di Yogyakarta mencapai 2.000 lebih. Pemerintah Daerah (Pemda) DIY berupaya menertibkan.
Angka 2.000 lebih berdasarkan pendataan terakhir pada masa covid-19. Saat itu jumlahnya saja sudah 2.000. Jumlah tersebut diyakini bertambah sampai saat ini.
Sekretaris Daerah DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti mengatakan, sudah sejak lama melalui Dinas Perhubungan DIY, Pemda DIY melakukan konsolidasi dengan paguyuban bentor terkait penertiban ini.
Baca Juga: Catet, Ini Harga Naik Andong di Malioboro Yogyakarta
Selain persoalan keamanan konsumen, jumlah bentor di DIY sudah terbilang surplus, atau melebihi kebutuhan, agar tidak mengganggu kenyamanan masyarakat.
“Bukan kita bermaksud menghilangkan pekerjaan mereka," kata Ni Made.
Penertiban untuk menciptakan kenyamanan di kawasan wisata
Ni Made menyebut dengan jumlah yang sudah terlalu banyak, tentu butuh dilakukan penertiban agar kawasan seperti Malioboro contohnya, bisa tetap nyaman bagi masyarakat maupun para wisatawan.
“Semua kawasan, termasuk Malioboro tentu punya kapasitas untuk kendaraan, termasuk becak.
Dan kapasitas becak di sini tidak hanya bentor saja, masih ada becak kayuh dan becak kayuh bertenaga alternatif," katanya.
Baca Juga: Dishub DIY Ajak Masyarakat Kembali ke Moda Transportasi Tradisional Ramah Lingkungan
Pemda juga akan mencari solusi dari upaya penertiban yang dilakukan. Seperti halnya dengan pengadaan becak kayuh bertenaga alternatif yang bertujuan untuk menggantikan bentor.
Made menegaskan, meski menjadi solusi, pengadaan becak kayuh bertenaga alternatif tentu juga tidak bisa dilakukan serta merta.
Saat ini telah ada 90 becak kayuh bertenaga alternatif, dan jumlahnya tengah diupayakan untuk ditingkatkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









