Jogja

Tanamkan Nilai Pancasila, Pemkab Sleman Gelar Pembinaan Wawasan Kebangsaan Sasar Seluruh Kalurahan

Yudi Permana | 11 November 2025, 16:01 WIB
Tanamkan Nilai Pancasila, Pemkab Sleman Gelar Pembinaan Wawasan Kebangsaan Sasar Seluruh Kalurahan

Akurat.co, Jogja - Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar penanaman wawasan kebangsaan.

Program menyasar 86 kalurahan di Kabupaten Sleman ini telah berjalan sejak akhir Oktober 2025.
 
Kegiatan digelar guna menanamkan nilai-nilai Pancasila dan semangat kebangsaan kepada seluruh lapisan masyarakat.

"Tidak dipungkiri, jika nilai dan semangat kebangsaan saat ini mulai memudar karena zaman," kata Sekretaris Kesbangpol Sleman Sigit Herutomo kepada wartawan di Kantor Bupati Sleman, Selasa (11/11/2025).
 

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap empat konsensus kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.
 
Pembinaan wawasan kebangsaan ini menjadi penting agar masyarakat di tingkat desa memahami makna persatuan dan mampu menangkal berbagai pengaruh negatif, termasuk radikalisme dan disinformasi yang berkembang di era digital.
 
Ditengah derasnya arus informasi memang terkadang tidak sepenuhnya dipahami oleh masyarakat. Menurut Sigit, budaya dalam suatu wilayah atau negara itu sangat dipengaruhi oleh kondisi alam.
 
Untuk narasumber dari wawasan kebangsaan ini, terdiri dari anggota DPRD Kabupaten Sleman, pejabat Kesbangpol Sleman, serta tokoh masyarakat setempat.
 
Materi yang disampaikan seperti penguatan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, bela negara dan cinta tanah air, ketahanan sosial dan gotong royong serta tantangan kebangsaan di era globalisasi dan digitalisasi.
 
 
Peserta terdiri dari perangkat kalurahan, tokoh masyarakat, pemuda, pelajar dan organisasi kemasyarakatan.
 
"Antusiasme masyarakat terlihat tinggi dalam sesi tanya jawab dan diskusi nilai-nilai kebangsaan," ungkapnya.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.