Jogja

Segini Luas Panen Jagung Sleman di Tahun 2024

Yudi Permana | 12 November 2025, 18:34 WIB
Segini Luas Panen Jagung Sleman di Tahun 2024

Akurat.co, Jogja - Wilayah Sleman Barat memiliki lahan pertanian yang cukup luas. Mulai dari lahan padi, tembakau dan komoditas yang lain.

Memiliki ketersediaan air yang cukup membuat sebagian besar petani di Sleman barat didominasi menanam padi. Dibandingkan komoditas lain.

Selain padi, jagung juga dipilih petani di Sleman barat dalam memanfaatkan lahan persawahannya.

Seperti yang dilakukan petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Ngudi Rejeki yang berada di Padukuhan Banyu Urip Kalurahan Margoagung Kapanewon Seyegan.

Baca Juga: Demi Ketahanan Pangan Sri Sultan HB X Beberkan Kontrak 22 Ribu Hektare dengan Petani, Termasuk Lahan Jagung

Di tahun 2025, kelompok tani tersebut mendapatkan bantuan benih jagung pioner dari Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3).

"Bantuan benih yang kami terima sebanyak 2 kuintal," kata pengurus Kelompok Tani Ngudi Rejeki, Supriyono saat panen, Rabu (12/11/2025).

Luas tanam jagung di Kelompok Tani Ngudi Rejeki adalah 15 hektar dengan estimasi produktivitas 11,14 ton jagung pipil atau jagung kering.

“Sampai saat ini kita terus berupaya untuk meningkatkan produksi jagung," ujarnya.

Di Kabupaten Sleman, luas panen jagung pada tahun 2024 mencapai 4.585 hektar dengan produksi sebesar 33 ribu kuintal lebih.

Baca Juga: Menikmati Lezatnya Jagung Bakar Pak No yang Popuper di Bantul

Adapun produktivitas tanaman jagung di Sleman mencapai 73,66 kuintal per hektar.

“Kedepan saya harap budidaya jagung bisa semakin berkembang dengan teknik budidaya pertanian yang efektif dan efisien sehingga keuntungan yang diperoleh dapat optimal,” kata Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa yang hadir dalam panen tersebut.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.