Sudah Gratis, Pemkot Jogja Juga Berikan Biaya Rp1 Juta untuk Peserta KB

Akurat.co,Jogja-Sudah dilakukan secara gratis, Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja juga memberikan biaya senilai Rp1 juta untuk peserta keluarga berencana (KB) usia subur.
Biaya senilai Rp1 juta tersebut akan diberikan kepada peserta KB yang menggunakan kontrasepsi Metode Operasi Pria (MOP) dan Metode Operasi Wanita (MOW).
Analis Kebijakan Ahli Muda Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Yogyakarta, Ummatul Baroroh, kedua metode tersebut ternyata mengundang minat calon penerima.
Baca Juga: Sekarang Ada Angkutan Malioboro-Parangtritis Full AC, Tarifnya Murah
Untuk metode MOP, target 5 aseptor sudah tercapai sejak April, dan kini bahkan ada 15 orang yang sedang antre.
"Artinya minat masyarakat terus tumbuh,” tuturnya dilansir dari laman resmi Pemkot Jogja.
Sedangkan untuk kontrasepsi MOW sudah ada sekitar 30an aseptor. Kemudian, IUD 518 aseptor dan Implan 131.
Ummatul Baroroh mengungkap, khusus untuk metode MOW dan MOP, penerima atau peserta juga memperoleh pengganti biaya hidup sebesar Rp450.000 dan dana pemulihan Rp550.000.
Baca Juga: Tongseng Bu Sumirah; Kuliner Legendaris Pasar Beringharjo yang Wajib Dicoba
Pihaknya juga menegaskan bahwa layanan KB di Kota Yogyakarta diberikan secara gratis untuk pasangan usia subur (15–49 tahun).
“Kami ingin memastikan bahwa pelayanan ini tidak memberatkan masyarakat. Semua sudah difasilitasi, tinggal kemauan dan kesiapan calon akseptornya saja,” ungkapnya.
Jadi, warga Kota Jogja, siapa yang berminat untuk KB?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 8Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam






