Rumah Perlindungan Pekerja Perempuan, Wadah Pencegahan Kekerasan di Lingkungan Kerja

Akurat.co, Jogja - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) mencanangkan Rumah Perlindungan Pekerja Perempuan (RP3) ‘Pertama’ (Perempuan Tangguh Mandiri), Selasa (04/11/2025).
Kehadiran RP3 ini tidak hanya menjadi tempat penerimaan aduan. Namun juga sebagai pusat pencegahan kekerasan, pendampingan layanan kesehatan, hukum, rehabilitasi sosial hingga rujukan ke Unit Pelaksana Teknik Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sleman.
Hal ini juga sejalan dengan Pedoman Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Tempat Kerja yang dikeluarkan Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker).
"Artinya di perusahaan juga harus ada Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan kekerasan seksual," kata Kepala Dinas P3AP2KB Sleman, Novita Krisnaeni.
Pencanangan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa. RP3 pertama tersebut tepatnya dibentuk oleh PT Dhanar Mas Concern Unit Sleman.
Pencanangan ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerjasama oleh Direktur PT. Dhanar Mas Concern Unit Sleman, Erwin Handono dengan Kepala Dinas P3AP2KB Novita Krisnaeni dan disaksikan oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa.
Menurut Danang, pencanangan RP3 menjadi wujud keseriusan Pemerintah Kabupaten Sleman dalam memberikan perlindungan dan dukungan terhadap pekerja perempuan.
Ia berharap dengan adanya fasilitas ini, para pekerja perempuan yang mengalami kekerasan atau permasalahan lainnya di tempat kerja bisa merasa lebih aman dan menemukan jalan keluarnya.
RP3 ini merupakan langkah nyata dan strategis untuk memastikan bahwa hak-hak pekerja perempuan terlindungi dan dihormati di tempat kerja.
"RP3 ini menjadi komitmen bersama antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat untuk memberikan perlindungan kepada pekerja perempuan," kata Danang.
Ia juga mendorong agar pekerja perempuan untuk berani melaporkan apabila terjadi kekerasan di lingkungan kerja. Sebab dikatakan Danang, kekerasan tak hanya terfokus pada serangan fisik.
Namun juga dapat berwujud kekerasan verbal, kekerasan seksual maupun permasalahan lain yang dapat menumbuhkan suasana tidak menyenangkan di lingkungan kerja.
"Ibu-ibu harus berani. Silakan cerita dan menyampaikan apa yang terjadi di rumah perlindungan ini. Jangan sampai ibu-ibu hanya memendam dan membuat diri sendiri menjadi tidak nyaman," ujarnya.
Untuk itu pihaknya mengapresiasi sikap PT. Dhanar Mas Concern yang telah memperhatikan aspek kemanusiaan dan keadilan sosial bagi para pekerja. Danang berharap, langkah ini dapat menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan lain.
Direktur PT. Dhanar Mas Concern Unit Sleman Erwin Handono mengutarakan, kehadiran Rumah Pekerja Perempuan akan menjadi jembatan antara manajemen perusahaan dengan para pekerja untuk memastikan setiap masalah dapat diselesaikan dengan adil dan rahasia.
Baca Juga: Buruh Jogja Gelar Aksi di Tugu Pal Putih, Tuntut Kenaikan UMP 60%
"Keberadaan rumah perlindungan ini juga diharapkan dapat menjadi sarana edukasi bagi seluruh karyawan baik laki-laki maupun perempuan untuk lebih memahami isu-isu gender dan pentingnya menciptakan budaya kerja yang saling menghormati," papar Erwin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Dosen dan Mahasiswa UAJY Sabet Juara 1 di Konferensi Asia Singapura
- 2UIN Sunan Kalijaga Peringkat 2 Kampus Terbaik Indonesia versi WUR 2027
- 3Jajan Oleh-Oleh Khas Bantul di Geplak Mbok Tumpuk, Peyek Tumpuknya Legend
- 4Proses Pergantian Kapolri Berlangsung Kilat, Ini Kata Pakar UMY
- 5Gedung Baru DPRD DIY, Progres Pekan ke-81 Tembus 91 Persen
- 6PLN DIY Dorong Mahasiswa Pahami Transisi Energi
- 7Saling Salip di Tikungan Akhir Jepang, Badly Ayatullah Persembahkan Podium IM4AC 2026
- 8Rumaket 2026, Cara Pemkot Yogya Dekatkan Wayang ke Gen Z
- 9Gedung Baru DPRD DIY, Progres Pekan ke-81 Tembus 91 Persen
- 10Proses Pergantian Kapolri Berlangsung Kilat, Ini Kata Pakar UMY









