Jogja

Mengenal Komunitas Peduli Sungai Jogjakarta, Menjaga Kebersihan dan Kembangkan Potensi Ekonomi

M. Mubin Wibawa | 22 Januari 2026, 09:05 WIB
Mengenal Komunitas Peduli Sungai Jogjakarta, Menjaga Kebersihan dan Kembangkan Potensi Ekonomi

Akurat.co,Jogja-Di Kota Jogja terdapat Komunitas Peduli Sungai (KPS). Salah satunya KPS Bendung Surokarsan Kali Code.

Keberadaan mereka diakui langsung pemerintah kota. Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo bahkan melantik anggota langsung.

Sebanyak 30 anggota KPS Bendung Surokarsan Kali Code resmi dikukuhkan oleh wali kota di Pendopo Taman Perwira Prawirodirjan, Rabu (21/1).

Baca Juga: Buntut Buang Sampah Sembarangan, Kali Code Kini Dipasangi CCTV dan Tambah Penerangan

Ketua KPS Bendung Surokarsan, Sodik Ridwanto, menyampaikan bahwa fokus utama komunitas tetap pada menjaga kebersihan sungai.

Namun, pihaknya juga siap menindaklanjuti arahan wali kota untuk mengembangkan potensi ekonomi, seni, dan budaya di kawasan Bendung Surokarsan.

“Inti kami tetap menjaga kebersihan sungai. Tapi kami juga akan mengembangkan kegiatan ekonomi, seni, dan budaya di sini sesuai harapan Bapak Wali Kota,” ujarnya.

Sodik menjelaskan, KPS Bendung Surokarsan merupakan gabungan warga dari dua wilayah, yakni Kelurahan Prawirodirjan dan Kelurahan Wirogunan dengan jumlah anggota 30 orang.

Jembatan Surokarsan yang menjadi batas sekaligus penghubung kedua wilayah tersebut ditetapkan sebagai ikon komunitas.

Sementara itu, Kepala BBWS Serayu Opak, Maryadi Utama menjelaskan, tugas komunitas ke depan tidak hanya menjaga kebersihan sungai, tetapi juga mengedukasi masyarakat serta mengembangkan potensi ekonomi kawasan.

Baca Juga: Bantaran Kali Code Kini Dihiasi Mural Karya Seniman Yogyakarta dan Luar Kota

Dengan demikian, keberadaan komunitas dapat berkelanjutan dan memberi manfaat nyata.

“Kalau hanya bersih-bersih saja, tentu tidak cukup. Harus ada pengembangan ekonomi baru, misalnya wisata, agar komunitas ini juga produktif,” jelasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.