Rangkaian HUT Ke-110 Kabupaten Sleman, Dinas Kesehatan Gelar Gebyar Husada 2026

Akurat.co, Jogja - Dinas Kesehatan (Dinkes) akan menggelar Gebyar Husada 2026. Mengusung tema 'Nggendong Mikul Sleman Sehat: Sinergi Bersama Sains, Mewujudkan Rahayuning Bawana', acara ini digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sleman ke-110.
Kegiatan ini digelar atas kolaborasi antara pemerintah, akademisi, lembaga sosial, swasta dan media.
Rangkaian 'Gebyar Husada 2026' dirancang untuk menyentuh seluruh siklus hidup manusia. Mulai dari masa kehamilan hingga lanjut usia melalui dua agenda besar. Bakti bakti sosial kemanusiaan dan pekan pelayanan kesehatan terpadu.
Untuk bakti sosial ada khitanan massal dan operasi katarak gratis. "Ini sebagai wujud kepedulian sosial yang mendapat dukungan penuh dari Baznas dengan tindakan medis yang masyarakat yang membutuhkan," kata Kepala Dinkes Sleman Cahya Purnama, Jumat (01/05/2026).
Baca Juga: Rangkaian HUT Ke-110 Kabupaten Sleman, Pemkab Sleman Gelar Khitanan Massal
Operasi katarak gratis akan digelar di dua lokasi, yakni RSUD Prambanan pada Rabu, 06 Mei 2026. Dan di RSUD Sleman pada Jumat, 08 Mei 2026.
Untuk Pekan Layanan Terpadu akan dipusatkan di Sleman City Hall selama tiga hari, Selasa (05/05/2025) - Kamis (07/05/2026).
"Selama tiga hari, kita akan memberikan edukasi terkait kesehatan masyarakat. Dengan sasaran ibu hamil, balita dan usia produktif atau lansia," jelasnya.
Di hari pertama akan difokuskan untuk ibu hamil. Seperti senam ibu hamil, pelayanan USG gratis, serta konsultasi langsung bersama dokter SpOG.
Baca Juga: Rangkaian HUT Ke-110, DLH Sleman Gelar Uji Emisi Kendaraan
Balita akan ada di hari kedua. Menghadirkan layanan pemeriksaan tumbuh kembang balita serta konsultasi bersama dokter spesialis anak dan psikolog klinis.
Usia produktif dan lansia akan diadakan pada hari ketiga. Berupa pemeriksaan jantung melalui EKG dan konsultasi gratis bersama Dokter Spesialis Penyakit Dalam.
Sepanjang tiga hari tersebut, pengunjung juga dapat menikmati talkshow kesehatan, cek kesehatan dan skrining hingga layanan integrasi non-kesehatan.
Melalui tema 'Nggendong Mikul Sleman Sehat', Pemkab Sleman mengedepankan sinergi. Bukan hanya pengobatan, tapi juga literasi edukasi terkini berbasis ilmiah, pencegahan dan pemanfaatan teknologi sains seperti skrining HRV untuk kesehatan mental, memastikan setiap fase kehidupan, dari janin hingga lansia, mendapatkan perhatian kesehatan yang berkualitas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tiket Offline PSIM vs Persija Dijual Hanya untuk Kelompok Suporter, Kapan Suporter Umum?
- 2Daftar 5 Lurah PAW Kabupaten Sleman yang Resmi Dilantik Hari Ini
- 3Sleman Darurat 'Obat Resep', Konsumsi Alprazolam Tembus 6,2 Juta Tablet, Apotek Mulai Meresahkan Warga
- 4Gandeng Mitra Asia hingga Eropa, FSMR ISI Yogyakarta Gelar Pameran Seni JMMK #18
- 5Genap Berusia 270 Tahun, Ini Catatan Merah yang Bikin Pemkot Jogja Harus Kerja Keras
- 6LSP UGM Tambah 28 Skema Sertifikasi Baru, Siapkan Lulusan Kerja
- 7Tiket Online PSIM vs Persija Dijual Hari Ini, Simak Baik-baik Jam Penjualannya
- 8Gelaran Wayang Jogja Night Carnival Targetkan 60 Ribu Pengunjung
- 9Antisipasi Banjir Sleman, Pemkab Petakan 3 Wilayah Fokus Mitigasi
- 10Drawing Piala Liga Untungkan PSIM, Lawan Relatif Mudah









