Bupati Sleman Bakal Evaluasi Tata Kelola, Imbas Temuan 11 Bayi di Pakem

Akurat.co, Jogja - Temuan 11 bayi di sebuah rumah di kawasan Hargobinangun Pakem Sleman masih menjadi perhatian publik.
Pasalnya, bayi - bayi tersebut dirawat di sebuah rumah yang tidak ada izin operasional sebagai daycare.
Bupati Sleman Harda Kiswaya memastikan akan melakukan evaluasi tata kelola pengasuhan bayi di Kabupaten Sleman.
"Daycare ini yang saya pahami bukan konteks pendidikan. Tetapi lebih pada pengasuhan sehingga tata kelolanya kami akan perbaiki," katanya, Selasa (12/05/2026).
Baca Juga: Polisi Dalami Adanya Dugaan Unsur Pidana dalam Kasus Temuan 11 Bayi di Pakem
Saat ini fokus Pemkab Sleman terletak pada perlindungan dan analisa terkait penyakit yang dialami sejumlah bayi.
Termasuk melakukan tinjauan perizinan pada daycare di Kabupaten Sleman.
"Peristiwa Kota Jogja jadi peringatan bagi kita semua. Tapi belum tentu hal itu terjadi di Sleman," ujarnya.
Sebelumnya dari pihak kepolisian tengah mendalami dugaan adanya unsur pidana dalam kasus ini.
Baca Juga: DPRD DIY Desak Dalang dan Pelaku Kekerasan di Daycare Dihukum Berat
Kasat Reskrim Polresta Sleman, AKP Mateus Wiwit Kustiyadi mengatakan, sampai saat ini sudah ada 11 orang yang dimintai keterangan.
Bidan berinisial ORP, orangtua bidan K dan S yang selama ini bertindak sebagai pengasuh. Pembantu dan dukuh setempat. Enam ibu bayi juga telah dimintai keterangan.
Terkait dugaan yang mengarah ke indikasi tindakan pidana seperti perdagangan bayi atau penelantaran anak, masih terus didalami.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Sukses Jual 1.000 Unit V23, iCAR Hadir di Sleman Yogyakarta
- 2Keren, Rasio Ketersediaan Darah PMI Kota Jogja Tertinggi se-Indonesia
- 3Penumpang KA Jarak Jauh Daop 6 Yogyakarta Tembus 10,5 Juta
- 4Diva Maulana hingga Oscar Prasetyo Berjaya di Kraton Cup XXVIII 2026
- 5Batas Kelurahan Sleman Tuntas 100%, Sejarah Baru Bagi DIY?
- 6Senator DIY Syauqi Soeratno Harapkan PSIM Bisa Berkandang di Mandala Krida Musim Depan
- 7Pelajar Kota Jogja Beradu Kreativitas dan Imajinasi melalui Mural
- 8TKD DIY Anjlok Drastis, Dana Desa 2026 Dipangkas 74 Persen!
- 9Batas Kelurahan Sleman Tuntas 100%, Sejarah Baru Bagi DIY?
- 10Pelajar Kota Jogja Beradu Kreativitas dan Imajinasi melalui Mural









