Bus Pengunjung Taman Pintar Bisa Turunkan Rombongan di Jalan Sriwedari

Akurat.co,Jogja-Pemkot Jogja melakukan uji coba drop zone bus pariwisata yang menuju Taman Pintar.
Lokasi drop zone berada di timur Taman Pintar di kompleks Tempat Khusus Parkir (TKP) di Jalan Sriwedani.
Drop zone bus diterapkan guna memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pengunjung Taman Pintar.
Terutama setelah TKP Senopati tidak digunakan untuk parkir bus dan dilarang melintas di Titik Nol Kilometer.
Baca Juga: Taman Pintar Sediakan Layanan Antar-Jemput Gratis bagi Pengunjung
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Taman Budaya, Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, Karmila mengatakan drop zone disediakan khusus bagi pengunjung Taman Pintar yang menggunakan transportasi bus.
Terutama pengunjung rombongan dari sekolah yang sebelumnya bisa parkir di TKP Senopati.
Kemudian ada alih fungsi TKP Senopati tidak untuk parkir bus.
“Dengan alih fungsi TKP Senopati dibutuhkan area khusus untuk drop zone pengunjung yang menggunakan bus.
Jadi bus wisata bisa menurunkan penumpang terlebih dahulu kemudian melanjutkan ke lokasi tempat parkir seperti di TKP eks Menara Kopi dan Ngaben," terangnya saat pelaksanaan uji coba, Senin (28/9).
Akses drop zone
Untuk mengakses drop zone tersebut, bus-bus diarahkan melalui Jalan Mayor Suryotomo dan berbelok ke Jalan Tilarso menuju ke Jalan Sriwedani di ruas timur Taman Pintar.
Para pemandu dan petugas keamanan dari Taman Pintar memandu kedatangan bus di drop zone.
Karmila menyatakan uji coba drop zone bus pengunjung Taman Pintar baru dilaksanakan dalam kurun waktu seminggu dan nantinya akan dievaluasi kembali.
Menurutnya selama uji coba, masih ada pengemudi bus yang belum mengetahui drop zone karena sosialisasi masih terbatas.
Di samping itu persoalan teknis di lapangan, ada sedikit kesulitan bus ketika berbelok dari Jalan Tilarso ke Jalan Sriwedani.
Di lapangan, dilakukan pengaturan maksimal 3 bus besar yang masuk area drop zone saat menurunkan pengunjung dalam waktu bersamaan agar area TKP Sriwedani terkondisi dan tidak menyebabkan kemacetan.
Sementara itu Penelaah Teknis Kebijakan, Pengelola Taman Pintar, Lukman Yoga Suryawan menjelaskan area drop zone itu untuk bus besar maupun medium dan mampu menampung berkisar 2-3 bus besar saat menurunkan pengunjung dalam waktu bersamaan.
Selama uji coba drop zone, paling sedikit ada 2-3 bus yang menurunkan pengunjung dan paling banyak sehari bisa 15 bus.
Dia menyebut saat uji coba drop zone bus tidak ada masalah karena diatur sehingga ruas Jalan Sriwedani tetap bisa dilalui kendaraan lainnya.
Namun ada titik krusial untuk akses bus besar saat berbelok dari Jalan Tilarso ke Jalan Sriwedani karena kondisinya agak sempit.
Hal itu menjadi evaluasi antara Taman Pintar, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta untuk kelancaran akses bus.
"Nanti akan kami pandu untuk sampai ke drop zone Taman Pintar. Penunjuk arah drop zone sudah kami pasang juga," ujarnya.
Baca Juga: Taman Pintar Hadirkan 2 Zona Baru di 2026, Apa Saja?
Salah satu kru bus yang membawa pengunjung Taman Pintar, Agus dari Yufatrans menyambut baik penerapan drop zone bus pengunjung Taman Pintar di Jalan Sriwedani.
Dia menilai akses ke lokasi drop zone, lancar dan lebih aman dibandingkan sebelumnya sempat diterapkan drop zone di Jalan Mayor Suryotomo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Sinergi Lintas Daerah, Sleman dan Klaten Bagi Potensi Pajak Candi Prambanan Demi Dongkrak PAD
- 2Gebrakan VinFast di Jogja: Rilis 3 Motor Listrik Baru, Varian Termurah Bisa Tembus 145 Km
- 3Siap-siap! Perusahaan di Gunungkidul Buka 1.000 Lapangan Kerja Baru
- 4Rayakan Dies Natalis ke-61, UAJY Tegaskan Komitmen Pendidikan Berdampak Nyata
- 5Finis Keempat di Race 2 Aragon, Ramadhipa Jaga Asa Tembus 3 Besar Klasemen JuniorGP
- 6Nostalgia Zaman Dulu melalui Pasar Lawas Mataram di Kawasan Masjid Gedhe Bantul
- 7Kembali Berlatih usai Libur, Skuad PSIM Fokus Kembalikan Kebugaran
- 8Heboh Grup Chat Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa Teknik, Ini Pernyataan UGM
- 9DIY Bebas Rabies, Kenapa Sleman Malah Gelar Vaksinasi Gratis Gede-gedean?
- 10Musim Hujan DIY Mulai November 2026, Dua Wilayah Ini Bakal Basah Duluan









