Jogja

Keren, Rasio Ketersediaan Darah PMI Kota Jogja Tertinggi se-Indonesia

Haris Ma'ani | 10 Oktober 2026, 11:22 WIB
Keren, Rasio Ketersediaan Darah PMI Kota Jogja Tertinggi se-Indonesia
Anggota DPD RI asal DIY, Yashinta Sekarwangi Mega dan Syauqi Soeratno menyambangi peserta donor darah HUT DPD RI ke-22 di Kantor DPD RI Yogyakarta, Sabtu (10/10). -foto: Akurat.co/Sugeng Wahyudi

Akurat.co,Jogja-Rasio ketersediaan darah di PMI Kota Jogja menjadi yang tertinggi se-Indonesia.

Jumlah kantong darah di PMI Kota Jogja saat ini mencapai 4.200 kantong.

Acuan dari WHO menyebutkan rasio darah dengan jumlah penduduk di angka 2 persen. Kalau acuannya itu, Kota Jogja sebenarnya cukup menyediakan 900 kantong darah saja per bulan.

Baca Juga: Jusuf Kalla : PMI, Tugas Kemanusiaan Wujud Pengabdian Bagi Bangsa

"Tapi kami bisa menyediakan hingga 4.200 melebihi rasio yang ditetapkan WHO," ungkap Plt Ketua PMI Kota Jogja, Kardi saat kegiatan Donor Darah HUT ke-22 DPD RI di Kantor DPD DIY, Sabtu (10/10).

Hadir dalam kegiatan anggota DPD RI asal Yogyakarta, Syauqi Soeratno, Yashinta Sekarwangi Mega, dan Hilmy Muhammad.

Menurut Kardi, stok darah yang banyak itu membuat PMI Kota Jogja mampu melayani 42 mitra rumah sakit di wilayah DIY termasuk Klaten. Ditambah 4 PMI lainnya di wilayah DIY.

"Ini menunjukkan kesadaran donor yang tinggi di masyarakat," ujarnya.

Dalam kesempatan sama, Syauqi meminta doa masyarakat agar DPD dapat menjalankan amanah membawa aspirasi masyarakat lebih baik ke depannya.

"Harapannya itu di hari ulang tahun ke-22 ini," ungkapnya.

Senada, Yashinta mengharapkan di usia 22 tahun DPD lebih dikenal oleh masyarakat. "Agar lebih bisa lebih bisa bersinergi, kolaborasi, karena DPD ini kan belum banyak dikenal masyarakat," katanya.

Ia juga menyampaikan melalui kegiatan donor darah juga semakin meneguhkan Jogja sebagai kota yang memiliki tradisi tolong menolong kuat.

"Tradisi ini perlu dijaga dan dirawat," ungkapnya.

Kegiatan donor darah mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat.

Kepala Kantor DPD DIY, Tri Widati menyampaikan panitia bahkan harus menutup pendaftaran sebelum masa berakhir karena antusiasme yang luar biasa.

Baca Juga: Siapkan Dana Rp 148 Juta, PMI Sleman Mulai Droping Air Bersih

"Kami harus menutup pendaftaran karena khawatir melebihi kuota yang ditetapkan," katanya.

Sebanyak 159 peserta terlibat dalam kegiatan sosial, yang menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT ke-22 DPD RI.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.