Jogja

Kegiatan Amal Pehobi Motor Unik Kumpulkan Dana Rp1 M Lebih, Bantu Perbaikan Rumah Warga

Haris Ma'ani | 12 Oktober 2026, 11:14 WIB
Kegiatan Amal Pehobi Motor Unik Kumpulkan Dana Rp1 M Lebih, Bantu Perbaikan Rumah Warga
Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo bersama rombongan pencinta motor uni yang tergabung dalam event Kusomfest . (foto: dok.pemkot jogja)

Akurat.co,Jogja-Kegiatan amal yang dilakukan pencinta sepeda motor unik yang tergabung dalam Kustomfest sukses mengumpulkan dana mencapai RpRp1.029.400.000.

Donasi yang dihimpun bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta tersebut akan digunakan untuk program bedah rumah tidak layak huni (RTLH) dan bantuan biaya pendidikan bagi warga kurang mampu.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo mengatakan kegiatan tersebut menjadi wujud nyata semangat gotong royong yang diusung dalam peringatan HUT ke-270 Kota Yogyakarta melalui tema Otentik dan Konkret.

Baca Juga: Pelajar Kota Jogja Beradu Kreativitas dan Imajinasi melalui Mural

"Kalau otentik, Kota Yogyakarta punya semangat gotong royong Segoro Amarto. Konkret berarti semangat itu harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Salah satunya melalui gotong royong yang kita lakukan hari ini,” ujarnya, Minggu (11/11).

Hasto juga mengapresiasi penyelenggaraan Kustomfest yang memasuki tahun ke-15 pada 2026.

Menurutnya, Kustomfest turut mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan memberikan dampak terhadap berbagai sektor, termasuk pariwisata dan usaha masyarakat.

Ia menilai, kolaborasi Kustomfest dengan Pemkot Yogyakarta dalam rangka HUT ke-270 menjadi kesempatan untuk memperluas manfaat kegiatan kreatif melalui aksi sosial.

“Melalui kolaborasi bersama Kustomfest, semangat otentik berupa gotong royong kita wujudkan dalam aksi konkret yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

Dari kebersamaan dalam Charity Ride for 270 ini, terkumpul lebih dari Rp1 miliar,” tambahnya.

Direktur Kustomfest Lulut Wahyudi menjelaskan, Charity Ride for 270 merupakan program khusus dalam perayaan Kustomfest ke-15 yang dikolaborasikan dengan Pemkot Yogyakarta.

Gagasan tersebut lahir dari serangkaian diskusi untuk menghadirkan kegiatan berkendara yang tidak sekadar menjadi ajang berkumpulnya komunitas motor, tetapi juga memberikan manfaat sosial.

Program tersebut kemudian dikembangkan melalui Charity Night atau malam amal yang digelar beberapa hari sebelumnya di Hotel Fortuna.

Penggalangan dana terus berlanjut setelah acara tersebut sehingga jumlah donasi yang terkumpul bertambah.

“Harapannya, program ini bisa terus berlanjut. Dana yang terkumpul akan diwujudkan melalui bedah rumah dan bantuan pendidikan sehingga kolaborasi ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” terang Lulut.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta Abd. Samik menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam penggalangan dana.

Baca Juga: Hasil BRI Super League Pekan 4: Beda Nasib Dua Tim Jogja, PSIM Kalah, PSS Pesta Gol

Menurutnya, bantuan tersebut akan diarahkan kepada warga yang membutuhkan dukungan untuk memperbaiki rumah maupun memenuhi biaya pendidikan.

“Dana ini akan membantu saudara-saudara kita yang mengalami kesulitan memperbaiki rumah," terangnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.