Jogja

Dosen UII Ajak Masyarakat Olah Rebung jadi Kuliner Lezat dan Bikin Nagih

M. Mubin Wibawa | 17 Juli 2025, 07:48 WIB
Dosen UII Ajak Masyarakat Olah Rebung jadi Kuliner Lezat dan Bikin Nagih

Akurat.co, Jogja-Dosen UII Yulianto P.Prihatmaji mengajak masyarakat mengolah rebung jadi kuliner lezat dan bikin ketagihan.

Inisiasi itu dilakukannya bersama dengan Bambooland Indonesia.

Sosok yang juga kolaborator Bambooland Indonesia ini menyebut, rebung bambu sebagai salah satu khazanah kekayaan bahan makanan belum optimal pemanfaatannya sebagai menu kuliner di Indonesia.

Selama dua hari 12-13 Juli lalu, diadakanlah pelatihan pembuatan arang bambu dan memasak rebung bambu.

Kegiatan dilakukan di Ballab atau Bamboo Living Labo yang dikelola oleh sindikasi Bambooland Indonesia sejak tahun 2017.

Diikuti oleh 50 peserta warga lokal dan masyarakat yang berminat dengan syarat pendaftaran, berdedikasi dan menunjukkan motivasi lanjutan setelah program usai.

Baca Juga: Nostalgia di Kedai Roti Djoen yang Tak Lekang Waktu, Kini Bikin Cafe Estetik di Malioboro

Untuk pelatihan memasak, dihadirkan Rahayu Sumartinah dari Dapoer Timoer Resto.

Ia memasak 11 menu masakan berbahan dasar rebung bambu terdiri dari 3 menu makanan ringan dan 8 menu makanan utama.

Pelatihan juga mendatangkan narasumber peneliti dari Badan Riset Inovasi Nasional, Dr. Saptadi Darmawan dari Pusat Riset Biomassa dan Bioproduk yang menyampaikan kajian dan peluang produksi dan produk arang bambu dan asap cair.

Hal ini tak lepas dari potensi arang bambu. Disebutkan permintaan arang bambu sebagai bahan memasak resto-resto bebakaran, bahan penjernih air, bahan penyerap kelembapan, dan lain-lain.

Bahan arang aktif bambu juga digunakan untuk pemurnian air, penyerap gas berbahaya, bahan penahan api, purnian bahan bakar (katalis), sampai bahan makanan dan kosmetika.

Yulianto mengatakan bahwa program ini merupakan usaha berkelanjutan sindikasi Bambooland Indonesia untuk terus memanfaatkan tegakan, program dan turunan bambu secara beradab dan lestari di Indonesia.

Baca Juga: Sedapnya Nasi Daun Jeruk Warung Sedep Mantep, Mbak Penjualnya Bule Lho

"Acara ini sebagai rangkaian Pring Pethuk Bamboofest yang dihelat rutin sejak 2022 di Sleman dalam berbagai ragam, skema dan skala kegiatan sebagai ruang aktivasi kesenian dan kebudayaan bambu di D.I. Yogyakarta," ungkapnya dikutip dari uii.ac.id.

Diharapkan dari acara ini produk arang bambu dan rebung bujana bisa menjadi alat dan seni diplomasi kuliner rebung di level nasional dan internasional yang akan meningkatkan ekonomi sirkular di kawasan tematik bambu,” harap Ketua Program Studi Profesi Arsitek UII tersebut.

Bambooland Indonesia (BLID) adalah sebuah organisasi sosial yang menyediakan waralaba gagasan hulu hilir pemuliaan dan pemanfataan bambu mendapatkan kepercayaan untuk memanfaatkan layanan dana masyarakat untuk lingkungan melalui dukungan sumber dana kerja sama Indonesia-Norwegia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.