Jogja

UAJY Gelar International Cross Cultural Day 2026 di Yogyakarta, Pertemukan Budaya Berbagai Negara

Atiek Widyastuti | 25 September 2026, 14:10 WIB
UAJY Gelar International Cross Cultural Day 2026 di Yogyakarta, Pertemukan Budaya Berbagai Negara
Pengunjung acara ICCD 2026 yang digelar UAJY. - Istimewa

Akurat.co, Jogja - Universitas Atma Jaya Yogyakarta melalui Kantor Kerja sama dan Promosi (KKP) kembali menggelar International Cross Cultural Day (ICCD) 2026.

ICCD hadir sebagai ruang pertukaran budaya antara mahasiswa Indonesia dan mahasiswa asing. Kegiatan ini berlangsung di Main Atrium, Lippo Plaza Yogyakarta dengan tema 'A World Painted by Culture', pekan lalu.

Sudah ada sejak 2020, ICCD menjadi ruang perjumpaan mahasiswa asing yang sedang menempuh studi di Indonesia, khususnya di UAJY, dengan mahasiswa dan masyarakat Indonesia untuk saling mengenal budaya, memperluas jejaring, serta membangun relasi lintas budaya.

Rektor UAJY, G Sri Nurhartanto mengatakan, melalui ICCD 2026 ini pengunjung dapat belajar banyak hal dari budaya negara lain. Untuk itu ia berharap agar ICCD 2026 dapat membuat seluruh masyarakat internasional bersatu dan berkembang.

Baca Juga: UAJY dan CIMB Niaga Bekali Maba dengan Literasi Keuangan

“Kita juga belajar banyak hal dari budaya Australia, Afrika dan Amerika. Dari Afrika karena kita bisa berbagi budaya di negara kita dan kita juga bisa melihat budaya dari negara lain yang sangat mengagumkan,” ujarnya.

ICCD 2026 menghadirkan berbagai booth yang menampilkan budaya dari sejumlah negara. Selain itu, kegiatan diisi dengan Storytelling dalam Bahasa Indonesia untuk mahasiswa asing, Coswalk yang terbuka untuk umum, serta Photography yang diperuntukkan bagi mahasiswa UAJY.

Pengunjung juga dapat menyaksikan penampilan mahasiswa asing dan pertunjukan budaya dari Komunitas Mahasiswa Daerah di UAJY. Sementara itu, Workshop pemanfaatan kain perca turut digelar dan terbuka bagi masyarakat umum.

Mahasiswa asing yang berpartisipasi dalam ICCD 2026 berasal dari Timor Leste, Kenya, Nigeria, Rwanda, Malawi, Solomon Islands, Vanuatu, Papua Nugini, Rusia, Perancis, Jerman, Rumania, Belanda, Malaysia, Jepang, Filipina, Amerika Serikat, Kamboja, Pakistan dan Bangladesh.

Baca Juga: UAJY dan UTeM Malaysia Kenalkan Permainan Tradisional Rumpun Melayu

Selain booth mahasiswa asing, ICCD 2026 juga menghadirkan sejumlah mitra. Antara lain Dinas Pariwisata Bantul dan Yogyakarta, UMKM Rosfa Perca, International Talent Circulation Base (INTACT Base), AIESEC, Universitas Muria Kudus dan Jakarta International University.

Mahasiswa asing asal Kenya, Terry Nalyana mengatakan, ICCD 2026 memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai budaya Indonesia.

“Hal yang saya pelajari tentang budaya Indonesia adalah betapa luasnya budaya tersebut, karena Indonesia memiliki banyak kelompok etnis, banyak budaya, serta beragam budaya yang mereka anut,” ujarnya.

Salah satu pengunjung, Laura Paskalita mengaku bisa menemukan berbagai pengetahuan baru tentang budaya, makanan dan tradisi dari negara lain.

Melalui ICCD 2026, UAJY terus mendorong perjumpaan lintas budaya sebagai ruang untuk saling mengenal, berbagi pengalaman, dan membangun pemahaman mengenai keberagaman.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.