UAJY dan UTeM Malaysia Kenalkan Permainan Tradisional Rumpun Melayu

Akurat.co, Jogja - Kantor Kerja Sama dan Promosi (KKP) Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) bersama Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UTem) menyelenggarakan acara “Vibes of ASEAN”.
Bertajuk 'Discovering Childhood Memories of Malaysia", kegiatan berlangsung di Ruang Seminae Kampus III Gedung St Bonaventura, Rabu (16/09/2026).
Vibes of ASEAN merupakan program yang dirancang KKP UAJY untuk memperkuat kerja sama dan interaksi dengan mitra perguruan tinggi di negara-negara ASEAN.
Program ini mencakup kegiatan akademik dan non akademik. Kegiatan non akademik dikelola langsung oleh KKP, sedangkan kegiatan akademik dilaksanakan melalui kolaborasi dengan fakultas.
Baca Juga: UAJY dan KPU Sleman Dorong Pendidikan Demokrasi dan Partisipasi Pemilih
Wakil Kepala Bidang Kerja Sama KKP UAJY, Lucia Dwi Rini Harjanti mengatakan, program tersebut menjadi salah satu inisiatif baru KKP yang mulai dikembangkan tahun ini.
“Kita diminta untuk menyelenggarakan beberapa program. KKP mulai tahun ini merencanakan kegiatan yang kami sebut Vibes of ASEAN, kegiatannya ada akademik dan non akademik. Untuk yang non akademik itu dihandle langsung oleh KKP sedangkan yang akademik kami bergabung dengan fakultas,” ujar Lucia.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan dengan sejumlah permainan tradisional yang populer di Malaysia, yakni Teng Teng, Baling Selipar dan Batu Seremban.
Sebanyak 25 peserta kemudian dibagi ke dalam lima kelompok untuk memainkan ketiga permainan tersebut.
Baca Juga: Dorong Minat Baca, UAJY Gelar Bazar Buku
Selain mengenalkan permainan tradisional Malaysia, kegiatan ini menjadi ruang bagi peserta untuk mengenang kembali pengalaman masa kecil sekaligus menemukan kesamaan budaya antara Malaysia dan Indonesia.
Salah satu peserta, Tasya, menilai permainan yang diperkenalkan memiliki kemiripan dengan permainan masa kecil di Indonesia.
Menurutnya, kesamaan tersebut menunjukkan kedekatan budaya kedua negara yang sama-sama berada dalam rumpun Melayu.
“Ini gamenya mirip sama di Indonesia, banyak persamaan tapi ada juga bedanya, kita kan sama-sama rumpun Melayu jadi sangat tidak mungkin kalau kita tidak punya kesamaan. Jadi kita belajar bukan ini punya aku tau ini punya dia, tapi ini milik kita bersama,” ungkap Tasya.
Melalui Vibes of ASEAN, UAJY terus membuka ruang interaksi dan kolaborasi dengan mitra perguruan tinggi di kawasan ASEAN melalui kegiatan yang memperkenalkan keberagaman sekaligus kedekatan budaya di antara negara-negara ASEAN.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Hyundai STARGAZER Cartenz Resmi Meluncur, Ini Fitur Unggulannya untuk Liburan di Jogja
- 2UAJY dan UTeM Malaysia Kenalkan Permainan Tradisional Rumpun Melayu
- 3Penutupan FKY 2026: Kebudayaan Jogja Bukan Sekadar Festival Tahunan
- 4392 Maba UP45 dapat Pembekalan Bela Negara
- 5Wujudkan Pemilu 2029 Inklusif, Bawaslu Sleman Serap Aspirasi Pemilih Disabilitas
- 6Sempat Diperkenalkan PSS, Kenapa Hanif Sjahbandi ke Arema?
- 75 Fakta Penting Dugaan Pungli di Alkid Jogja yang Diungkap Pemilik Bolosego, Keraton hingga Polisi Buka Suara
- 8Pemkot Yogyakarta Perkuat JPD Kuliah, Dukung Satu Keluarga Miskin Satu Sarjana
- 9Sempat Diperkenalkan PSS, Kenapa Hanif Sjahbandi ke Arema?
- 105 Fakta Penting Dugaan Pungli di Alkid Jogja yang Diungkap Pemilik Bolosego, Keraton hingga Polisi Buka Suara









