Jogja

Keren, Mahasiswa UAJY Wakili Indonesia Dalam Konferensi di Taiwan

Yudi Permana | 19 September 2025, 17:37 WIB
Keren, Mahasiswa UAJY Wakili Indonesia Dalam Konferensi di Taiwan

Akurat.co, Jogja - Aurelia Hillary Wibisono, mahasiswa Program Studi Teknik Industri Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) angkatan 2022 terpilih mewakili kampus di ajang The Association of Southeast and East Asian Catholic Colleges and Universities (ASEACCU) ke-31.

Ajang internasional tersebut berlangsung di Providence University Taichung Taiwan dengan tema “Pilgrims of Hope: Spiritual Development and Action of Gen Z”.

Kegiatan tersebut melibatkan mahasiswa dan akademisi dari perguruan tinggi Katolik di Asia Tenggara dan Asia Timur, termasuk Indonesia.

Tema tahun ini adalah kepedulian terhadap perkembangan spiritualitas Gen-Z sebagai peziarah harapan dan masa depan dunia.

Baca Juga: Dukung Kebebasan Berekspresi, UAJY Gelar Lomba Mural

Selain Aurelia, turut hadir dalam kesempatan tersebut jajaran rektor dan wakil rektor UAJY.

Aurelia yang telah dinobatkan sebagai Mahasiswa Berprestasi UAJY 2025 tersebut, tidak hanya hadir sebagai delegasi.

Tetapi juga dipercaya menjadi pembicara dalam Student-Centered Panel Discussion bersama perwakilan dari Macau, Australia dan Korea.

Ia membawakan topik “Rooted Yet Restless: Navigating Dreams, Doubts, and Divine Hope in Indonesian Gen Z” yang menyoroti keraguan, harapan, dan tindakan yang dilakukan Gen-Z untuk mempersiapkan masa depan.

“Saya merasa sangat bersyukur bisa mewakili kampus untuk menjadi menjadi bagian dari konferensi ASEACCU 2025. Apalagi disini saya juga terpilih menjadi speaker pada panel discussion untuk mewakili aspirasi dari negara Indonesia,” ujar Aurelia, Jumat (19/09/2025).

Baca Juga: UAJY Dorong Mahasiswa Barunya Aktif dalam Organisasi

Rangkaian kegiatan konferensi mencakup seminar, diskusi, workshop, hingga pertunjukan budaya. Mahasiswa juga mengikuti student workshop refleksi spiritualitas Gen-Z dan berkunjung ke destinasi budaya Taiwan.

Aurelia mengakui tantangan terbesar yang dihadapi adalah menemukan cara untuk menempatkan diri sebagai mahasiswa Indonesia, Gen-Z, sekaligus Katolik, agar bisa merepresentasikan aspirasinya dengan baik.

“Konferensi ini memberi saya kesempatan yang sangat berharga untuk belajar dan berkembang. Pengalaman ini bukan hanya tentang berbagi pengetahuan, tetapi juga tentang bagaimana saya bisa mendengar perspektif berbeda dari berbagai peserta yang berasal dari latar belakang dan budaya yang berbeda,” ungkapnya.

Konferensi tersebut dirasa Aurelia, bisa membantunya dalam memperkaya wawasan tentang isu-isu global dan memperdalam pemahaman tentang tantangan yang dihadapi generasi muda. Khususnya dalam konteks agama dan budaya.

Baca Juga: Akhirnya, SK Pembukaan Prodi Kedokteran UAJY Turun Juga

Aurel berharap agar mahasiswa dapat terus mengembangkan wawasan internasional, berpikir global tanpa meninggalkan kearifan lokal. Termasuk memperdalam pemahaman tentang isu-isu dunia seperti teknologi, sosial, dan agama sehingga mampu berkontribusi lebih baik dalam dunia akademik maupun masyarakat.

“Bagi mahasiswa lainnya, saya berharap kita bisa bersama-sama meningkatkan semangat untuk belajar dari berbagai sumber, baik lokal maupun internasional. Konferensi semacam ini bisa menjadi titik awal untuk memperluas jaringan dan membangun koneksi yang lebih bermakna,” tegasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.