Pelatih Borneo Khawatirkan 6 Pemainnya Jelang Laga Melawan PSIM, Ada Apa?

Akurat.co, Jogja-Persiapan kurang ideal dijalani Borneo FC untuk laga melawan PSIM Yogyakarta, Minggu (14/9/2025) mendatang.
Pelatih Borneo, Fabio Lefundes kehilangan enam pemainnya karena dipanggil timnas.
Hal tersebut menjadi tantangan dalam program latihan. Fabio pun mengkhawatirkan kondisi pemainnya dan ingin mereka bergabung dalam kondisi fit.
Baca Juga: PSIM Sikat Klub Amatir 10-0 dalam Laga Uji Coba Jeda FIFA Matchday
"Ada 5 pemain dipanggil timnas dan 1 pemain mengikuti kejuaraan sepak bola Piala Panglima TNI," ungkap Fabio Lefundes.
Enam pemain tersebut adalah, Muhammad Alfharezzi Buffon (Indonesia U23), Daffa Fasya (Indonesia U23).
Nadeo Argawinata (timnas Indonesia), Christophe Nduwarugira (Burundi), dan Muhammad Al Husaini (Lebanon).
Sementara itu Syahrul Trisna dipanggil kesatuan untuk mengikuti Piala Panglima TNI.
Fabio Lefundes berharap para pemain yang dipanggil dapat bergabung dengan tim dalam kondisi fit.
"Jadi harapanya saya pemain yang di timnas berkompetisi langsung datang bisa gabung dengan tim dan dengan kondisi fit," terangnya dikutip dari laman resmi Borneo.
Borneo FC ingin menghadapi PSIM dengan skuad yang lengkap dan dalam kondisi terbaik untuk mencapai hasil positif.
Selain masalah pemain, Borneo juga sempat berhadapan dengan situasi tak ideal.
Hal tersebut dialami setelah pembatalan pertandingan melawan Persib Bandung yang seharusnya berlangsung pada 31 Agustus 2025.
Baca Juga: Rayakan Ultah ke-96 PSIM, Manajemen Ingatkan Warisan Sejarah sebagai 7 Klub Pendiri PSSI
Fabio mengakui bahwa pembatalan laga melawan Persib Bandung tidaklah ideal, karena tim telah melakukan persiapan maksimal.
Namun, Fabio Lefundes menegaskan bahwa tim harus segera mengalihkan fokus ke pertandingan selanjutnya melawan PSIM Yogyakarta.
"Sekarang kita harus ubah pikiran karena lawan berikutnya adalah PSIM. Saya ibaratkan seperti di sekolah, kita belajar untuk ujian, tapi ujiannya dibatalkan.
Jadi, kita harus belajar lagi untuk menghadapi ujian berikutnya," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Bukan Lewat Skripsi, Ini Rahasia Mahasiswa UPN Jogja Lulus 3 Tahun 10 Bulan
- 2Gunakan Teknologi 'Live Streaming', Begini Jalannya Pemilihan Lurah PAW Sleman 2026
- 3Kembali Berlatih usai Libur, Skuad PSIM Fokus Kembalikan Kebugaran
- 4Nostalgia Zaman Dulu melalui Pasar Lawas Mataram di Kawasan Masjid Gedhe Bantul
- 5Kalah dalam 3 Laga Awal, Fans PSS Berharap Finis 10 Besar
- 6Gelar Kuliah Umum, UAJY dan Komnas HAM Kupas Tuntas Hak Atas Tanah dalam Perspektif HAM
- 7Finis Keempat di Race 2 Aragon, Ramadhipa Jaga Asa Tembus 3 Besar Klasemen JuniorGP
- 8Kelompok Tani Jogja Sukses Tanam Padi di Galon Bekas, Inspirasi Pertanian di Perkotaan
- 9Finis Keempat di Race 2 Aragon, Ramadhipa Jaga Asa Tembus 3 Besar Klasemen JuniorGP
- 10Sinergi Lintas Daerah, Sleman dan Klaten Bagi Potensi Pajak Candi Prambanan Demi Dongkrak PAD









