Jogja

Profil Pecatur Muda Sleman Shafira Devi Herfesa, Mengenal Catur sejak 3 Tahun dan Tampil di Piala Dunia Catur 2025

Yudi Permana | 13 Juni 2025, 09:05 WIB
Profil Pecatur Muda Sleman Shafira Devi Herfesa, Mengenal Catur sejak 3 Tahun dan Tampil di Piala Dunia Catur 2025

Akurat.co, Jogja-Di tengah euforia sepak bola dengan timnasnya, muncul prestasi membanggakan dari catur.

Pecatur muda asal Sleman, Yogyakarta, Shafira Devi Herfesa bakal tampil di Piala Dunia Catur 2025.

Perjalanannya sampai bisa menembus Piala Dunia Catur FIDE Women's World Cup 2025 dilalui dengan luar biasa.

Shafira awalnya sama sekali tak diunggulkan. Ia harus bersaing dengan para pecatur dari Hong Kong, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Vietnam, dan Mongolia.

Baca Juga: Garuda Indonesia jadi Maskapai Paling Tepat Waktu di Dunia

Kualifikasi Piala Dunia Catur 2025 Zona 3.3 (wilayah Asia Timur dan Asia Tenggara) ini diadakan di Ulaanbaatar, Mongolia pada 22 April-2 Mei 2025 lalu.

Indonesia mengirim enam pecatur, yakni empat pecatur putra dan dua pecatur putri. Salah satunya Shafira.

Di babak penentuan Asian Zone 3.3 Chess Championship 2025 itu, ia sukses menaklukkan Woman Grandmaster (WGM) Turmunkh Munkhzul, pecatur tuan rumah.

Kemenangan itu membuatnya kokoh di klasemen akhir dengan 7 poin dari 9 babak, mengungguli WGM Janelle Mae Frayna dari Filipina dan WCM Bayasgalan dari Mongolia.

Keberhasilan ini tak hanya mendongkrak namanya di dunia catur Asia Tenggara dan sekitarnya, tetapi juga mempersembahkan gelar Woman International Master (WIM).

Baca Juga: Tunggu Dulu! Ini Oleh-Oleh Khas Jogja Yang Harus Kamu Bawa Pulang

Menariknya, Shafira adalah satu-satunya pecatur tanpa gelar internasional yang berhasil menembus tiga besar Asian Zone 3.3 dan berhak atas tiket lolos ke Piala Dunia Catur FIDE Women’s World Cup 2025 di India Oktober mendatang.

Profil singkat dan perjalanan karier Shafira

Olahraga catur dikenalkan oleh ayahnya olahraga sejak umur 3 tahun. Sang ayah juga merupakan atlet catur tahun 2000an.

Sosok kelahiran 13 Desember 2008 ini sudah mengikuti ajang kompetisi catur sejak kelas 2 SD.

Dari sana ia mulai meraih berbagai gelar juara hingga akhirnya mampu menuju pelatihan nasional (pelatnas) catur dan mewakili Indonesia di berbagai ajang internasional.

"Awalnya dikenalin catur sama ayah pas masih kecil usia 3 tahun. Kelas 2 SD suka ikut kejuaraan tingkat kecamatan. Dan sekarang di pelatnas junior sejak Agustus 2023," ujar putri dari Dewi Rochana ini dikutip dari kemenpora.go.id.

Baca Juga: Ngrawah, Pantai Hidden Gem di Gunung Kidul yang Rasanya Kayak Private Beach

Melihat raihan prestasi gemilang dari Shafira, Ketua Umum PB Percasi Utut Adianto menyebut bahwa proses regenerasi PB Percasi berada di jalur yang benar.

"Tanggal 1 Mei lalu kita bersyukur ada anak kita menjadi juara di Zona Asia dari Sleman. Tapi lebih dari itu, generasi pecatur baru telah lahir.

Menjadi juara zona hanya 3 putri dari Indonesia yakni Irene Kharisma, Medina dan ini Shafira," kata Utut.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.