Gurita Bisnis Burjo Borneo, Kini Sudah Ada Puluhan Cabang di Jogjakarta

Akurat.co,Jogja-Kedai bubur kacang ijo atau burjo jika dikelola dengan rapi ternyata bisa menjadi gurita bisnis kuliner menjanjikan.
Ini yang dilakukan Ridho Al Rahman, pendiri Burjo Borneo di Yogyakarta.
Berawal dari kebiasaan makan di warmindo, Ridho mengembangkan bisnisnya dengan konsep modern dengan mengedepankan ciri khas Kalimantan atau Borneo.
Baca Juga: Menu Magelangan Ala Burjo: Menu Favorit Mahasiswa Selain Nasi Telur
Awalnya, Ridho tak yakin bisnisnya bakal sukses. Apalagi konsep kafe yang ditawarkan terkesan mewah untuk sekelas warung burjo atau warmindo.
"Awalnya ya memang banyak mendapatkan pertentangan seperti ini terlalu mewah," kata Ridho.
Urusan menu juga sempat jadi pertentangan. Karena menawarkan menu Soto Banjar, yang tak biasa di warung burjo.
Belum lagi keputusan untuk buka selama 24 jam. Itu pun menjadi tantangan tersendiri bagi Ridho.
Tapi semuanya bisa dilalui oleh Ridho. Sosok yang sempat mengenyam pendidikan S1 di Universitas Pembangunan Nasional ‘Veteran’ Yogyakarta ini bisa merasakan pertumbuhan bisnisnya.
Baca Juga: Alasan Mirota Kampus Berubah Nama jadi Manna Kampus
Saat ini tercatat puluhan cabang dengan model franchise tersebar di wilayah Jogjakarta.
Burjo Borneo pun kini dikenal sebagi salah satu tempat makan, nongkrong, sekaligus mengerjakan tugas kuliah mahasiswa di Jogja.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





