Kisah Pemuda di Bantul Sukses Bisnis Aquascape, Produksi Ratusan dan Dikirim ke Luar DIY

Akurat.co,Jogja- Mohamad Naufal Rehan tak menyangka, keisengan mencari kesibukan di masa-masa akhir kuliah pada 2019 malah menuntunnya menjadi pebisnis.
Pemuda 30 tahun ini tak sengaja melihat akuarium yang dibeli adiknya. Ia ternayat memiliki ketertarikan ke dunia akuarium. Dari situ, Naufal mulai mencoba menghias dan menata akuarium hingga akhirnya mengenal seni aquascape.
Kini, melalui usaha bernama Aquadiys Aquascape, Naufal mengembangkan bisnis penyedia bahan dan jasa pembuatan aquascape dengan fokus pada pembuatan hiasan atau hardscape.
Baca Juga: GKR Hemas Tekankan Pentingnya Kolaborasi dan Inovasi bagi UMKM Bantul
"Awalnya hanya mencari kesibukan. Kemudian tertarik dengan dunia akuarium, ternyata bisa dihias. Akhirnya saya mulai mencoba membuat aquascape,” ungkap Naufal dikutip dari laman resmi Pemkab Bantul, Kamis (5/11).
Dalam proses pembuatannya, Naufal mengandalkan kreativitas dan imajinasi yang dipadukan dengan berbagai referensi, mulai dari foto, video, Pinterest, hingga pengamatan langsung terhadap alam.
Material yang digunakan pun beragam, mulai dari bahan alami seperti kayu dan batu hingga tanaman serta ornamen sintetis berbahan plastik, busa, maupun spons.
Tingkat kerumitan desain menjadi tantangan tersendiri dalam proses produksi. Terlebih untuk pesanan berbentuk diorama yang membutuhkan ketelitian dalam menyusun setiap bagian agar menghasilkan perspektif dan tampilan sesuai keinginan pelanggan.
Untuk hiasan berukuran kecil, pengerjaan dapat diselesaikan sekitar 10–15 menit, sedangkan ukuran besar membutuhkan waktu satu hingga dua jam.
Produk Aquadiys Aquascape dibanderol mulai dari Rp20.000 hingga jutaan rupiah, bergantung pada ukuran dan tingkat kerumitan desain.
Selain menjual hiasan secara terpisah, Naufal juga melayani pembuatan akuarium dalam paket lengkap atau full set. Paket tersebut meliputi akuarium, dekorasi, filter, lampu, timer, hingga perangkat CO2.
Menariknya, sebagian besar pelanggan Aquadiys Aquascape justru berasal dari luar Yogyakarta. Kondisi tersebut mendorong Naufal mengembangkan produk hardscape yang lebih aman untuk dikirim ke berbagai daerah.
Untuk menjangkau pelanggan yang lebih luas, Aquadiys Aquascape tidak hanya melayani pembelian secara langsung, tetapi juga memasarkan produknya melalui berbagai marketplace, salah satunya Shopee.
Baca Juga: PLN DIY Beri Bantuan Modal Usaha ke Pelaku UMKM
Dalam sebulan, produksi hiasan dapat mencapai ratusan buah, menyesuaikan jumlah pesanan yang masuk. Sementara itu, kebutuhan bahan baku diperoleh dari sejumlah pemasok di berbagai daerah. Salah satunya adalah kayu rasamala yang didatangkan dari Banten.
Aquadiys Aquascape berlokasi di kawasan Patalan, Kapanewon Jetis, Kabupaten Bantul, DIY. Lokasi tersebut menjadi tempat Naufal mengembangkan kreativitas sekaligus menjalankan kegiatan produksi untuk memenuhi permintaan pelanggan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1DIY Siapkan 203 Event Sepanjang 2027
- 2Bongkahan Es Sebesar Kelapa Timpa Rumah Warga di Bantul, Ini Faktanya...
- 3Dosen UMY Ungkap Penyebab Boikot RANS Carnival Yogyakarta
- 4Daftar Lengkap Pemain PSIM untuk League Cup, 3 Asing dan 6 EPA
- 5Hujan Es Gegerkan Bantul, BMKG Jogja Ungkap Penyebabnya
- 6Jadwal I League Cup Hari Ini: PSS Jamu PSGC Ciamis
- 7Mahasiswa UAJY Ciptakan Masker Biomaterial Pencegah Debu Silika Industri
- 8Bupati Bantul Ungkap Pentingnya Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi
- 9Kisah Pemuda di Bantul Sukses Bisnis Aquascape, Produksi Ratusan dan Dikirim ke Luar DIY
- 10Dari Suka Hadiahi Bunga, Mahasiswi UGM Sukses Bisnis Buket









