Jogja

Sensasi Rasa Hangat Wedang Tahu Bu Sukardi, Cocok Disantap saat Musim Hujan Tiba

Yayat Rismunadi | 9 Agustus 2025, 17:08 WIB
Sensasi Rasa Hangat Wedang Tahu Bu Sukardi, Cocok Disantap saat Musim Hujan Tiba

Akurat.co, Jogja - Wedang tahu dikenal sebagai kuliner tradisional yang rasanya cocok untuk disantap saat cuaca sedang dingin dan hujan.

Kuliner yang termasuk wedang-wedangan tradisional ini sudah lama hadir untuk disajikan sebagai minuman penghangat dan memiliki khasiat yang baik untuk tubuh.

Baca juga: Sekarang Ada Angkutan Malioboro-Parangtritis Full AC, Tarifnya Murah

Penjual wedang tahu juga sudah menjamur di berbagai daerah, terutama di Jogjakarta, salah satunya adalah wedang tahu Bu Sukardi atau yang akrab disapa Bu Kardi.

Berdiri di lapak kaki lima, Bu Sukardi sudah merintis sejak lama usaha wedang tahu yaitu sekitar 14 tahun yang lalu dan hingga kini ramai pembeli baik itu warga lokal maupun wisatawan.

Baca juga: Tongseng Bu Sumirah; Kuliner Legendaris Pasar Beringharjo yang Wajib Dicoba

Wedang tahu Bu Kardi ini punya cita rasa yang segar dan hangat, tekstur kembang tahu yang lembut saat masuk mulut, dan kuah racikan jahe yang segar dan hangat sangat pas dengan manis gula jawa alami.

Minuman tradisional ini memang memiliki daya tarik tersendiri, wedang tahu yang terbuat dari sari kedelai yang disisir tipis dan diberi siraman kuah jahe menghasilkan rasa yang banyak disukai orang.

Baca juga: Mencicipi Lumpia Samijaya yang Legendaris, Cocok Dijadikan Oleh-oleh

Satu porsi wedang tahu buatan Bu Sukardi ini dijual cukup murah meriah, hanya Rp7.000 rupiah saja. Dan tidak berlangsung lama wedang tahu Bu Kardi ludes terjual karena ramainya pembeli.

Bahkan, sehari jualan, Bu Kardi bisa menjual wedang tahu sebanyak 150 porsi, dan menghabiskan 2 panci wedang tahu. Namun saat weekend tiba, porsi yang dijual bisa bertambah yaitu hingga dua kali lipat.

Wedang tahu Bu Sukardi ini buka mulai pukul 06.45 WIB sampai 21.30 WIB, dan berlokasi di Jl. Asem Gede, Cokrodiningratan, Kec. Jetis, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.