Jogja

Ratusan Pelajar Di Wates Diduga Keracunan Massal

Yudi Permana | 31 Juli 2025, 17:12 WIB
Ratusan Pelajar Di Wates Diduga Keracunan Massal

 

Akurat.co, Jogja - Ratusan pelajar SMPN 3 Wates diduga menjadi korban keracunan massal, Kamis (31/07/2025). Mereka mengeluhkan sakit perut, muntah hingga diare secara bersamaan.

Akibatnya, aktivitas belajar mengajar di dua sekolah tersebut dihentikan. Pihak sekolah juga langsung menginformasikan ke orangtua agar segera menjemput anaknya.

Jika sampai rumah, baru merasakan keluhan yang sama mereka disarankan segera membawa putra putri mereka ke Puskesmas terdekat.

"Saat bel masuk berbunyi dan guru masuk ke ruang kelas. Tak berselang lama, anak-anak langsung berteriak, 'Bu, diare, bu, diare," kata Kepala SMPN 3 Wates, Tugino.

Baca Juga: Mengintip Fasilitas Wah Sekolah Rakyat Menengah Atas 19 Bantul, Ada Lapangan Tenis, Gedung Ber-AC

Mereka langsung berlarian ke kamar mandi hingga menimbulkan antrean. Disaat yang bersamaan sedang ada perbaikan saluran PAM. Akibatnya pasokan air jadi mati.

Dari 380 pelajar SMPN 3 Wates, diperkirakan 80 persen diantaranya mengalami gejala serupa.

Para siswa tersebut juga langsung dilarikan ke Puskesmas, ada yang penanganan mandiri. Namun satu siswa dirawat ke rumah sakit.

Sehari sebelumnya, kejadian serupa juga terjadi di SMP Muhammadiyah 2 Wates. Mereka diduga keracunan dari menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disediakan, Rabu (30/07/2025).

"Menu makannya, ayam, tahu semangka. Setelah makan masih biasa saja. Terasanya setelah pulang sekolah," kata Diaz salah satu pelajar kelas VII.

Baca Juga: 275 Siswa DIY Resmi Mulai Pendidikan di Sekolah Rakyat Menengah 19 Bantul

Sampai saat dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kulon Progo belum menerima informasi lanjutan dari jadwal MBG.

"Kami langsung melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab kejadian ini. Termasuk pengambilan sampel dari SPPG penyedia MBG," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kulon Progo, Arif Mustofa.

Sampel yang diambil ada berupa makanan, muntahan dan tinja. Semuanya dibawa ke Balai Laboratorium Kesehatan dan Kalibrasi (BLLK).

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.