UMY Tegaskan Komitmen Demokrasi dan Tolak Kekerasan dalam Aksi Massa

Akurat.co, Jogja - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) bersuara terhadap aksi unjuk rasa di sejumlah titik di Yogyakarta beberapa hari terakhir.
UMY mendorong pemerintah untuk menyelesaikan persoalan bangsa secara damai dengan mengedepankan dialog dan berkeadaban.
Menurut Rektor UMY Prof Achmad Nurmandi, demonstrasi yang berujung kekerasan harus menjadi perhatian serius semua pihak.
Konflik yang berujung pada jatuhnya korban jiwa bukan hanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, tetapi juga menunjukkan bahwa bangsa Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam menjaga demokrasi dan keadilan sosial.
“Atas nama civitas academica UMY, kami menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Affan Kurniawan dalam aksi massa di Jakarta pada Kamis (28/8) lalu. Semoga almarhum mendapat rahmat Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Kami juga mendoakan kesembuhan bagi mereka yang mengalami luka-luka, serta menyampaikan empati kepada rekan-rekan pengemudi ojek online yang menuntut keadilan atas peristiwa tersebut,” ujar Prof Achmad Nurmandi, Minggu (31/08/2025).
Sebagai wujud keprihatinan sekaligus tanggung jawab moral, civitas academica UMY menyampaikan lima butir pernyataan sikap terkait situasi demokrasi nasional saat ini:
1. Mendorong seluruh elemen bangsa, termasuk civitas academica hendaknya mengedepankan sikap menahan diri, menghindari kekerasan, serta menjaga persatuan dan kesatuan.
Baca Juga: Pakar Hukum Tata Negara UMY Serukan Polisi Pelindas Ojol Diproses Pidana
2. Menuntut pemimpin bangsa, aparat penegak hukum, dan para pengambil kebijakan untuk lebih peka terhadap aspirasi masyarakat, mengutamakan sikap arif, serta menampilkan keteladanan dalam menyelesaikan persoalan. Kepemimpinan yang baik adalah yang mampu mendengar, menghargai dan melayani rakyat dengan tulus.
3. Mendukung komitmen Presiden Republik Indonesia dalam menyelesaikan kasus hukum secara adil, termasuk kematian almarhum Affan. Aparat keamanan hendaknya profesional, proporsional, dan mengedepankan prinsip non-kekerasan dalam penegakan hukum maupun penanganan massa.
4. Memercayai bangsa Indonesia mampu melewati ujian ini dengan menjunjung tinggi nilai demokrasi, keadilan sosial, dan persaudaraan.
5. Mengimbau kepada seluruh mahasiswa untuk tetap kritis dalam melihat situasi, namun tidak anarkis dalam menyampaikan aspirasi.
Baca Juga: Ramai Soal Non-Muslim jadi Petugas Haji, Pakar Hukum Islam UMY Sebut Tak Masalah Asal..
Generasi muda sebagai garda terdepan dalam menjaga idealisme bangsa, UMY menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam menjaga marwah demokrasi di tengah situasi bangsa yang penuh dinamika.
Mahasiswa dipandang tidak hanya sebagai agen perubahan, tetapi juga sebagai penopang utama dalam menegakkan nilai-nilai kebenaran, keadilan dan persatuan bangsa
Mahasiswa harus tampil sebagai teladan intelektual dengan menyuarakan kebenaran secara santun, argumentatif dan bertanggung jawab.
"Kami juga mengingatkan agar mahasiswa cermat dan waspada terhadap upaya adu domba yang dapat memecah belah bangsa dan merusak cita-cita demokrasi,” tegas Prof Nurmandi.
Baca Juga: Berkat Keong Mas, Mahasiswa UMY Raih Penghargaan Tokoh Penggerak Lingkungan Tingkat Nasional
Dengan semangat persatuan, UMY meyakini masyarakat dapat menyalurkan aspirasi tanpa harus mengorbankan perdamaian.
Mari bersama membangun Indonesia yang berkemajuan, adil, makmur dan bermartabat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1DIY Belum Masuk Musim Hujan, Ini Penyebab Hujan dan Angin Kencang Belakangan Ini Menurut BMKG
- 25 Fakta Penting Demo Jogja Memanggil, Mahasiswa dan Suporter Gabung, Polisi Amankan Perusuh Mabuk dan Bawa Sajam
- 3Ridho Kresna Wattimena Resmi Dilantik Jadi Rektor UPN Yogyakarta
- 4Hujan Guyur Jogja, GP Ansor Bantul Tetap Salurkan Bantuan Air Bersih
- 5Daftar Klasemen Terbaru Moto3 2026, Setelah Pole Position di Australia Posisi Veda Naik?
- 670 Ribu Warga DIY Mengangur, DPRD Dorong Anggaran Pro-Rakyat
- 7Demo Mahasiswa di Jogja Hari Ini: Soroti 2 Tahun Prabowo-Gibran dan Makan Bergizi Gratis
- 8Kenapa Pengawasan DPR Lemah di Era Prabowo? Ini Kata Dosen UGM
- 9Dukung 19 Juta Lapangan Kerja Pemerintah, UMY Kembangkan 33 Startup
- 10Demo Jogja Memanggil Tuntut Kenaikan UMR dan Pemberantasan Premanisme, Ini Respons Pemda DIY









