Rusuh 2018 di Bantul, Panpel Larang Bonek Hadir di Laga PSIM vs Persebaya

Akurat.co,Jogja-Pada 2018 sejarah kelam kerusuhan Bonek terjadi di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul.
Waktu itu, SSA menjadi tuan rumah laga Persija melawan Persebaya.
Tak mau kejadian sama terulang, panitia pelaksana PSIM Jogja dengan tegas melarang kehadiran Bonek pada laga PSIM melawan Persebaya di SSA, Bantul, Minggu (25/1/2026).
Baca Juga: Absen Lawan Persebaya, Ini Kata Bek PSIM Franco Ramos
Sejarah masa lalu terkait insiden pertandingan di wilayah Bantul masih menyisakan trauma tersendiri bagi warga setempat.
Hal ini menjadi perhatian khusus pihak Polres Bantul demi menjaga stabilitas keamanan wilayah serta kenyamanan masyarakat di sekitar SSA.
"Alasan utamanya adalah regulasi dan faktor keamanan," tegas jelas Ketua Panpel PSIM Jogja, Wendy Umar Seno Aji dikutip dari laman resmi PSIM, Sabtu (24/1/2026).
Pihak kepolisian juga meminta kerja sama aktif dari manajemen untuk menyebarluaskan informasi ini secara masif.
Langkah preventif ini diambil guna meminimalisir potensi kedatangan suporter tamu yang dapat berimbas pada sanksi disiplin.
"Polres menyampaikan kepada panpel dan manajemen PSIM untuk ikut mengunggah imbauan agar suporter tim tamu tidak datang ke Jogja," kata Wendy.
Baca Juga: 5 Fakta Penting Laga PSIM vs Semen Padang, Laskar Mataram Menang Tipis 1-0, Diwarnai Matinya VAR
Menyikapi hal ini, kedua wadah suporter PSIM Jogja, Brajamusti dan The Maident, menunjukkan sikap dewasa.
Mereka sepakat menjaga kondusivitas wilayah, meski memiliki hubungan persaudaraan yang sangat erat dengan Bonek, Green Nord, dan seluruh elemen suporter Persebaya Surabaya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








