Jogja

Diikuti 12 Ribu Masyarakat, Gerakan Bersih-bersih Sungai Kota Yogyakarta Momentum Wujudkan Kota Bebas Sampah

Yudi Permana | 7 Juli 2025, 09:05 WIB
Diikuti 12 Ribu Masyarakat, Gerakan Bersih-bersih Sungai Kota Yogyakarta Momentum Wujudkan Kota Bebas Sampah

Akurat.co, Jogja-Sebanyak 12 ribu masyarakat ikut dalam kegatan bersih-bersih sungai serentak di Kota Yogyakarta, Minggu (6/7/2025).

Berbagai elemen masyarakat mulai dari karyawan Pemerintah Kota (Pemkot) Yogya, unsur TNI/Polri, satgas sungai, ulu-ulu, penggerobak, relawan Kampung Tangguh Bencana (KTB), serta forum bank sampah menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan Kota Yogya bebas dari sampah.

Aksi bersih-bersih sungai serentak dilakukan di 45 titik lokasi di tiga sungai besar yang membelah Kota Yogya yakni Sungai Code, Sungai Gajahwong, dan Sungai Winongo.

Acara besih-bersih sungai serentak ini dimulai pukul 06.00 WIB sampai 10.00 WIB. Aksi ini juga menjadi rangkaian Hari Lingkungan Hidup yang dilaksanakan Pemkot Yogya.

Baca Juga: Kenny G Ulang Kesuksesan 11 Tahun Lalu di Prambanan Jazz Edisi Perdana, Sapa Penonton dengan Matur Nuwun Jogja

Wali Kota Yogya, Hasto Wardoyo memimpin langsung aksi bersih sungai serentak.

Ribuan peserta ini tampak kompak dan penuh semangat turun langsung ke bantaran sungai.

Dengan mengenakan perlengkapan kerja bakti seperti sepatu boot, sarung tangan, dan alat pembersih, mereka secara bergotong-royong membersihkan tumpukan sampah, ranting pohon yang mengendap di dasar sungai.

Hasto mengatakan dalam bersih-bersih sungai ini banyak ditemukan sampah anorganik seperti bungkus plastik, kardus bekas, serta sampah residu seperti popok bayi dan pembalut.

Sampah hasil aksi ini lantas dimasukkan ke dalam kantong plastik atau trashbag.

Baca Juga: Nikmatnya Durian Khas Menoreh, Ini 3 Spot Kebun Durian yang Wajib Kamu Kunjungi Pas Musim Panen.

Kemudian kantong plastik tersebut akan dibawa oleh petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogya ke Unit Pengelolaan Sampah (UPS).

"Kami memaksimalkan delapan unit mesin insinerator pada UPS milik Pemkot Yogya," ujar Hasto dikutip dari jogjakota.go.id.

Dalam kesempatan tersebut Hasto menekankan pentingnya kesadaran dan kedisiplinan dalam pengelolaan sampah, terutama dalam membuang sampah pada tempatnya dan mengurangi sampah dari sumbernya.

Baca Juga: 3 Spot Wisata Air Sungai di Kulon Progo, Dijamin Bikin Kamu Betah

Hasto berharap dengan aksi bersih sungai ini dapat menggugah kesadaran semua pihak agar tidak membuang sampahnya sembarangan terutama membuang sampahnya ke sungai.

"Kebiasaan membuang sampah ke sungai dapat berdampak buruk terhadap berbagai hal. Kebiasaan buruk ini harus dihilangkan," tegasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogya, Agus Tri Haryono menjelaskan, pihaknya akan memasang sembilan trash barrier di 2025 ini untuk mendukung sungai di Kota Yogya bebas dari sampah.

"Pada anggaran murni 2025 kami telah memangsangkan empat trash barrier yakni dua di Sungai Code dan dua di Sungai Winongo.

Sementara pada anggaran perubahan juga akan ditambah tiga trash barrier di Sungai Gajahwong, dan masing-maaing satu unit di Sungai Code dan Sungai Winongo satu unit.

Jadi totalnya sembilan trash barrier," jelasnya.

Meski begitu Agus tetap mendorong peran aktif dari masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.