Akurat.co, Jogja - Dinas Sosial (Dinsos) DIY mencatat, setidaknya kasus permasalahan sosial di DIY itu ada 24 macam.
Kasus permasalahan sosial di DIY berdasarkan catatan dari Dinas Sosial (Dinsos) DIY ada 24 macam.
Selama ini Dinsos DIY mengurusi permasalahan sosial. Mulai dari bayi terlantar, remaja terlantar, lansia terlantar hingga jenazah terlantar.
"Permasalahan sosial di DIY itu tidak pernah selesai. Antara berganti atau bertambah. Dari anak ke remaja. Remaja ke lansia dan seterusnya," kata Kadinsos DIY Endang Patmintarsih, Rabu (07/09/2025).
Baca Juga: Seluruh Layanan Sosial Gratis, Dinsos DIY Minta Masyarakat Lapor jika Ada Pungutan Liar
Mengenai keberadaan Balai Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Remaja (BPRSR) yang berada di Beran Tridadi Sleman diperuntukkan bagi Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) dengan hukum dan mengalami permasalahan sosial.
Beberapa masalah anak remaja seperti putus sekolah. Dengan latar belakang beragam, termasuk kondisi ekonomi mereka juga.
Hal yang menarik perhatian adalah, ABH itu tidak semuanya adalah ada orang yang tidak ada. Terutama dari seko ekonomi. Mereka yang tinggal di BPRSR sambil nunggu proses hukum selanjutnya.
"Di sini kita lakukan rehabilitasi dengan pendampingan sosial. Kita juga bekerjasama dengan pihak eksternal," ungkapnya.
Baca Juga: Kenalan dengan Faishal Ahmad Kurniawan dari Bantul, Paskibraka Nasional 2025 Wakil DIY
Di awal-awal tinggal di balai, mereka cenderung dingin bahkan mengarah ke liar. Karena sebelumnya mereka adalah anak merdeka. Hidup di luar tanpa aturan.
Jadi tidak mudah dalam hal kedisiplinan. Karena saat di balai, mereka harus sudah tidur pukul 20.00 WIB dan bangun pukul 04.30 WIB.
Ketika dilakukan wawancara, pada dasarnya mereka tahu kalau apa yang dilakukan itu salah dan tidak benar. Bahkan mereka melakukan tindakan tersebut juga secara sadar dan tidak ada rasa penyesalan setelah melakukan tindakan tersebut.
"Mereka justru merasa terhormat ketika sudah melakukan tindakan yang melanggar hukum. Merasa dipercaya dan bisa melakukan tugasnya dengan baik. Ini yang jadi PR kita bersama," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Oase Malioboro Siap Sambut Wisatawan di Libur Akhir Tahun
- 2DIY Siapkan 203 Event Sepanjang 2027
- 3Dosen UMY Ungkap Penyebab Boikot RANS Carnival Yogyakarta
- 4Bongkahan Es Sebesar Kelapa Timpa Rumah Warga di Bantul, Ini Faktanya...
- 5Daftar Lengkap Pemain PSIM untuk League Cup, 3 Asing dan 6 EPA
- 6Mahasiswa UAJY Ciptakan Masker Biomaterial Pencegah Debu Silika Industri
- 7Hujan Es Gegerkan Bantul, BMKG Jogja Ungkap Penyebabnya
- 8Fenomena Warga Miskin RI, Beli Rokok Lebih Utama ketimbang Makanan Bergizi
- 9Datangi DPRD DIY, Aktivis Turunkan Foto Wapres
- 10Jadwal I League Cup Hari Ini: PSS Jamu PSGC Ciamis










