Salak Sleman Siap Dinikmati Warga Kamboja, Begini Ceritanya

Akurat.co, Jogja - Salak adalah salah satu komoditas unggulan Kabupaten Sleman. Saat ini salah tidak hanya bisa dinikmati masyarakat Sleman saja. Namun hingga mancanegara.
Adalah CV Mitra Turindo yang ada di Padukuhan Wonokerto Turi, siap mengekspor salak ke Kamboja.
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa melepas langsung ekspor salak Sleman ke Kamboja.
"Ini membuktikan kalau salak Sleman juga bisa bersaing di kancah global. Pertanian jika dikelola dengan baik dapat menjadi pilar ketahanan pangan, penggerak ekonomi rakyat dan kita harapkan dapat menjadi bagian dari diplomasi ekonomi Indonesia," katanya, Minggu (03/08/2025).
Dengan diekspornya Salak ini adalah cita-cita bersama antara petani dengan pemerintah.
"Kita ingin petani salak Sleman tidak hanya menjual buah di pasar tradisional, tetapi juga menembus pasar internasional,” ujarnya.
Salah satu bentuk dukungan yang diterima petani salak Sleman didapat dari Bank Indonesia, berupa fasilitas pendukung ekspor buah salak.
Menurutnya pemberian fasilitas ini merupakan wujud nyata dari komitmen bersama dalam mendorong penguatan kualitas komoditas ekspor unggulan. Sekaligus mendukung peningkatan nilai tambah produk pertanian lokal.
“Dengan demikian, salak pondoh tidak hanya dikenal karena keunikan rasanya. Tetapi juga bermutu tinggi, standar ekspor yang terpenuhi, serta ketepatan dalam pengiriman dan penyimpanan,” kata Danang.
Baca Juga: Sleman Pamer Padi Organik Varietas Sembada Merah, Rasa Pulen dengan Protein dan Antioksidan Tinggi
Ketua Paguyuban CV Mitra Turindo Suroto menjelaskan, pihaknya kali ini mengekspor sebanyak 10 ton ke Kamboja. Dan ini bukan yang pertama.
Melainkan sudah dimulai sejak 2017 lalu. "Selain ke Kamboja, kami juga mengekspor salak Sleman ke Cina," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









