Apa Makna Dukungan Prabowo ke Qatar? Ini Kata Guru Besar Politik Internasional UMY

Akurat.co,Jogja-Presiden RI Prabowo Subianto menunjukkan dukungan penuh ke Qatar pascaserangan Israel.
Hal tersebut ditunjukkan Prabowo dengan kunjungannya ke Doha pada Jum’at (12/9) lalu. Pada kesempatan tersebut, presiden kedelapan RI juga memberikan pernyataan dukungan kepada Emir Qatar.
Menurut Guru Besar Politik Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Prof. Dr. Ali Muhammad, M.A. kunjungan itu memiliki dua dimensi penting, yakni simbolis dan strategis.
Secara simbolis, Indonesia menunjukkan sikap moral bahwa agresi militer terhadap negara berdaulat tidak bisa ditoleransi.
Baca Juga: Mau Dapat Diskon 20% Tiket Kereta Api? Begini Caranya...
Dukungan ini, menurutnya, merupakan pernyataan politik bahwa Indonesia berdiri bersama negara yang menjadi korban serangan.
Secara strategis, Indonesia tengah memainkan peran sebagai negara dengan status middle power.
Meski bukan kekuatan besar dunia, Indonesia memiliki pengaruh regional dan kredibilitas internasional, sehingga tetap berperan aktif dalam menjaga perdamaian dunia.
“Konstitusi UUD 1945 mengamanatkan Indonesia untuk ikut serta menjaga ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Jadi, dukungan ini bukan sekadar retorika politik,” terang Ali.
Meski mengapresiasi langkah diplomasi tersebut, Prof. Ali menekankan bahwa konflik Qatar–Israel tidak bisa dipandang secara terpisah.
Menurutnya, insiden itu hanyalah buntut dari konflik besar yang berakar pada sejarah panjang pendudukan Israel atas Palestina.
Baca Juga: Mampu Bertahan saat Krisis, UMKM Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan di Sleman
Ia menyebut situasi di Gaza sebagai bentuk genosida modern. Blokade terhadap bantuan kemanusiaan, pembatasan akses pangan dan obat-obatan, hingga serangan militer masif telah menimbulkan krisis kemanusiaan yang disebutnya “sangat mengerikan.”
“Permasalahan utamanya ada pada penjajahan Israel atas tanah Palestina sejak 1948.
Dukungan ke Qatar memang penting, tetapi dunia seharusnya fokus pada tragedi kemanusiaan di Gaza yang kini telah menewaskan puluhan ribu jiwa,” tegasnya.
Sementara itu, dalam kunjungannya, Prabowo melakukan pertemuan resmi dengan Emir Qatar, Yang Mulia Syekh Tamim bin Hamad Al-Thani pada Jumat, 12 September 2025.
Ketibaan Presiden Prabowo di Istana Lusail, Doha, disambut secara langsung oleh Emir Qatar di serambi luar Istana.
Pertemuan ini berlangsung dalam suasana penuh keakraban sekaligus keprihatinan pascaserangan Israel yang terjadi di Doha pada Selasa lalu (9/9).
Baca Juga: Sekretariat DPRD DIY Bersama DPRD DIY Bersinergi Edukasi Anti Korupsi
Mengawali pertemuannya dengan Emir Qatar, Kepala Negara menyampaikan rasa simpati yang mendalam terhadap masyarakat yang terdampak akibat insiden tersebut.
Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia mendukung kedaulatan Qatar. Di samping itu, Kepala Negara juga menekankan pentingnya solidaritas Internasional dalam merespons serangan yang mengancam stabilitas kawasan.
Selain membahas situasi keamanan global, Presiden Prabowo dan Emir Qatar juga berdiskusi mengenai dinamika global, termasuk eskalasi konflik di Timur Tengah.
Presiden Prabowo menekankan perlunya peran aktif negara-negara sahabat untuk menjaga keseimbangan geopolitik dan mengedepankan dialog Internasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 8Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam






