Sejarah Jadah Tempe Mbah Carik, Namanya Merupakan Pemberian Sultan HB IX

Akurat.co,Jogja-Di balik kuliner melegenda Jadah Tempe Mbah Carik ternyata tersimpan kisah menarik.
Salah satunya soal pemberian nama, yang kabarnya diberikan langsung oleh Sri Sultan Hamengku Buwono IX.
Kisahnya dimulai pada 1950an. Waktu itu, seorang carik atau juru tulis desa, Ngadikem Sastrodinomo membuka warung kecil di Telaga Putri, Kaliurang.
Dari warung sederhana itu, kenikmatan jadah dan tempe bacem buatannya disenangi warga sekitar.
Baca Juga: Destinasi Wisata Unik Bergaya Eropa, Menilik Stonehenge yang ada di Cangkringan
Kelezatan jadah tempenya sampai di telinga utusan keraton.
Salah seorang karyawan di situ, Beti menceritakan, keluarga keraton kala itu pun sering membelinya.
Cita rasa Jadah Tempe Ngadikem inilah yang membuat keluarga keraton menjadi pelanggan setia dan tak pindah ke lain hati.
Lantaran di Kaliurang juga banyak penjual serupa, Sri Sultan HB IX pun menyarankan nama “Mbah Carik”.
"Kalau dulu itu ada beberapa penjual jadah. Kebetulan dari keraton itu sering belinya di tempat si Mbah. Biar nggak keliru kalau utusan itu, makanya dari keraton dikasih nama Mbah Carik.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Wisata dan Kuliner di Kaliurang, Nomer 2 Bisa Ngopi Sambil Menikmati Gagahnya Merapi
Biar kalau nyari kan mudah, carilah jadah tempe yang namanya Mbah Carik,” kisah Beti.
Sejak itulah, kuliner tersebut dikenal dengan nama Jadah Tempe Mbah Carik.
Melegendanya kuliner ini juga menembus batas kuliner. Tak hanya sebatas soal lidah, tapi juga kebanggaan budaya.
Dikutip dari laman resmi Pemprov Jogja, pada 26 Mei 2025, Jadah Tempe resmi dinobatkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTb) DIY, bersama 31 karya budaya lainnya yang mencerminkan identitas dan nilai-nilai sosial masyarakat Yogyakarta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Oase Malioboro Siap Sambut Wisatawan di Libur Akhir Tahun
- 2DIY Siapkan 203 Event Sepanjang 2027
- 3Bongkahan Es Sebesar Kelapa Timpa Rumah Warga di Bantul, Ini Faktanya...
- 4Dosen UMY Ungkap Penyebab Boikot RANS Carnival Yogyakarta
- 5Hujan Es Gegerkan Bantul, BMKG Jogja Ungkap Penyebabnya
- 6Daftar Lengkap Pemain PSIM untuk League Cup, 3 Asing dan 6 EPA
- 7Mahasiswa UAJY Ciptakan Masker Biomaterial Pencegah Debu Silika Industri
- 8Fenomena Warga Miskin RI, Beli Rokok Lebih Utama ketimbang Makanan Bergizi
- 9Jadwal I League Cup Hari Ini: PSS Jamu PSGC Ciamis
- 10Pemkab Bantul Salurkan Bantuan 2.000 Ekor Ayam Petelur ke Warga








